Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Membuat Pewangi Ruangan dari Lemon, Garam, dan Minyak Essensial

Kompas.com, 23 Juli 2021, 15:45 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Hunker

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki udara yang bersih dan segar menjadi hal penting di dalam rumah, terlebih saat melakukan aktivitas di rumah. 

Untuk membuat udara rumah lebih sehat, segar, dan beraroma wangi, biasanya beberapa orang akan menggunakan pewangi ruangan

Baca juga: 4 Tips Menjaga Kualitas Udara di Dalam Rumah Saat Cuaca Panas 

Dilansir dari Hunker, Jumat (23/7/2021), Anda bisa memanfaatkan tiga bahan sederhana, yakni lemon, garam, dan minyak essensial, untuk membuat pewangi ruangan.

Nah, berikut ini cara membuat pewangi ruangan dari lemon, garam, dan minyak essensial.

Bahan dan alat yang harus disiapkan

  • Dua buah lemon utuh,
  • Satu hingga dua cangkir garam laut kasar,
  • 25 hingga 50 tetes minyak esensial peppermint,
  • 25 hingga 50 tetes minyak esensial lavender,
  • Pisau pengupas kecil,
  • Sendok, dan
  • Mangkuk kecil 

Baca juga: Tips Meningkatkan Kualitas Udara dalam Ruangan 

Cara membuat

Setelah semua bahan terkumpul, berikut beberapa langkah yang harus dilakukan untuk membuat pewangi ruangan alami menggunakan lemon. 

  • Langkah pertama  

Potong dua lemon menjadi dua bagian secara horizontal dan lubangi masing-masing dari empat bagian lemon.

Gunakan pisau pengupas kecil untuk mengeluarkan buah atau isi lemon. Kemudian ambil isi lemon menggunakan sendok. 

Baca juga: 5 Pilihan Exhaust Fan untuk Melancarkan Sirkulasi Udara di Rumah

  • Langkah kedua

Setelah itu, tuang garam laut ke dalam mangkuk kecil dan tambahkan 25 tetes minyak esensial peppermint dan lavender untuk setiap cangkir garam dan aduk rata.

Jangan ragu untuk mengganti minyak esensial karena banyak aroma yang cocok dengan lemon. Berikut adalah beberapa kombinasi yang dapat Anda coba:

  1. Lemon dan pinus untuk aroma menyegarkan
  2. Lemon dan eucalyptus untuk kombinasi yang menyegarkan dan mudah bernapas. 
  3. Lemon dan pohon teh untuk penyegar udara pembersih udara. 

Baca juga: 5 Cara Meningkatkan Kualitas Udara di Dalam Ruangan

  • Langkah ketiga

Selanjutnya, pindahkan garam ke dalam kulit lemon. Bergantung pada ukuran lemon, Anda membutuhkan seperempat hingga setengah cangkir garam untuk setiap setengah lemon.

Kemudian, taburkan lebih banyak minyak esensial ke garam jika menginginkan aroma yang lebih kuat. 

Baca juga: 5 Tanaman yang Dapat Membersihkan Udara di Dalam Rumah

  • Langkah keempat

Taruh setiap penyegar udara lemon di piring kecil dan letakkan di ruangan berbeda di sekitar rumah. Tempat yang cerah sangat baik karena panas akan membantu meredakan aroma minyak karena garam menyerap bau basi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau