Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tanaman Gantung di Dalam Ruangan yang Dapat Menjernihkan Udara

Kompas.com, 31 Mei 2021, 21:12 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Meletakkan tanaman hias di dalam ruangan kini menjadi elemen dekorasi yang banyak dilakukan orang. Ada banyak pilihan tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam ruangan.

Kebanyakan tanaman di dalam ruangan diletakkan di ambang jendela atau sudut kosong di ruangan.

Baca juga: 5 Ide Unik Meletakkan Tanaman Gantung di Rumah

Namun, untuk benar-benar mengubah ruangan menjadi lebih "hidup" dan cantik, pertimbangkan menggantung tanaman di langit-langit atau dinding rumah

Teknik ini dapat memberikan oksigen, menjernihkan udara, dan menambahkan sentuhan dimensi yang tidak terduga di ruangan.

Baca juga: Cara Merawat Tanaman Janda Bolong, Penyiraman hingga Pupuk

“Saat memilih tanaman gantung, pastikan Anda memiliki balok atau struktur yang cukup kuat untuk digantung terlebih dahulu," kata Stephen McFarlane, Manajer Lansekap Regional Sandals Resorts International. 

Dilansir dari laman House Beautiful, Senin (31/5/2021), berikut ini lima tanaman gantung dalam ruangan yang dapat menjernihkan udara. 

Baca juga: Cara Memilih dan Menyebarkan Mulsa yang Tepat untuk Tanaman

Spider Plant

Ilustrasi tanaman spider plant. SHUTTERSTOCK/Kriengsuk Prasroetsung Ilustrasi tanaman spider plant.
Jika mencari tanaman penyedia oksigen di ruangan, spider plant menjadi pilihan tepat. Spider plant merupakan salah satu tanaman pemurni udara terbaik. 

Tanaman asli Afrika Selatan ini memiliki dedaunan berwarna hijau limau dan kuning.

Baca juga: 10 Tanaman Gantung Indoor yang Bisa Mempercantik Rumah

"Tanaman ini lebih menyukai cahaya tidak langsung yang terang, tetapi hindari sinar matahari langsung karena dapat menghanguskan daun," kata McFarlane. 

McFarlane menyarankan menjaga tanaman sedikit lembap dan sirami tanaman ketika bagian atas tanah kering karena penyiraman yang berlebihan akan menyebabkan busuk akar. Selain itu, beri pupuk setiap tiga sampai empat bulan. 

Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Mampu Mempercantik Ruang Kerja di Rumah

Devil's Ivy

Ilustrasi tanaman hias sirih gading.SHUTTERSTOCK/NEWIMAGINE Ilustrasi tanaman hias sirih gading.
Dikenal sebagai "golden pothos", tanaman devil’s ivy atau sirih gading adalah salah satu tanaman dalam ruangan yang mudah tumbuh. 

Sungguh menakjubkan menyaksikan bagaimana daun dan tanaman merambat mulai jatuh serta menyebar dari keranjang gantung atau menempel cantik di sepanjang dinding.

Baca juga: Tren Tanaman Terbaru, Sukulen Pink Ini Cantik dan Mudah Dirawat

“Pothos suka tanah lebih kering di antara penyiraman, tapi hati-hati jangan sampai terendam air. Jadi, perhatikan tanda-tanda stres kekeringan pada daun seperti tepi yang menjadi cokelat dan hangus.” 

Philodendron Brasil Plant

Sesuai dengan namanya, philodendron Brasil plant berasal dari Amerika Selatan dan Karibia. Tanaman ini dapat menjadi pembersih udara dalam ruangan secara alami.

Baca juga: Mengenal Penyakit Antraknosa pada Tanaman Cabai, Bikin Buah Busuk 

Selain itu, tanaman philodendron Brasil plant minim perawatan dan mentoleransi lingkungan cahaya rendah dengan baik. Tanaman ini juga dapat digantung di ruangan dengan minim cahaya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau