Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 4 Agustus 2021, 22:09 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Burung merupakan salah satu hewan yang cukup banyak dipelihara orang. Dibanding hewan peliharaan lainnya seperti anjing kucing, merawat burung jauh lebih mudah.

Burung tidak memerlukan pakan atau nutrisi yang banyak. Pakan dan biayanya juga terbilang murah serta mudah didapat. 

Baca juga: 3 Burung Peliharaan yang Cocok Dipelihara Bersama Anak-anak

Hal paling penting merawat burung adalah membersihkan kandangnya secara rutin. Kandang adalah rumah sekaligus area bermain untuk hewan omnivora ini.

Untuk itu, penting memperhatikan kebersihan kandang burng. Pasalnya, kandang yang kotor dan buruk mempengaruhi kesehatan serta tumbuh kembang burung.

Janice Ruesch dari Farport, New York, Amerika Serikat, mengaku rutin membersihkan kandang burung miliknya berkali-kali selama musim panas. Meski demikian, dirinya merasa kandang tersebut tidak benar-benar bersih. 

Baca juga: Para Pemilik Harus Tahu, Ini Tanda-tanda Depresi pada Burung

Lantas, bagaimana cara tepat membersihkan kandang burung

Sebetulnya, membersihkan kandang burung peliharaan tergantung pada bahan atau material pembuatan kandang.

Untuk membersihkannya, campuran air dan pemutih bisa menjadi solusi pembersihan yang efektif. Jika ragu seberapa baik bahan akan bertahan, pastikan menguji area kecil terlebih dahulu sebelum membersihkan seluruh kandang burung. 

Baca juga: 8 Burung Peliharaan Terbaik untuk Kamu yang Sibuk 

Nah, berikut ini langkah-langkah membersihkan kandang burung dikutip dari laman Family Handyman, Rabu (4/8/2021), yang bisa dilakukan di rumah. 

1. Jika pemandian burung terbuat dari beton, kosongkan airnya. Dengan menggunakan selang dengan nosel bertekanan tinggi, semprotkan ganggang atau kotoran yang menumpuk pada permukaan kandang.

2. Tambahkan air ke permukaan kandang sampai hampir penuh, kemudian tambahkan satu hingga satu setengah cangkir pemutih. 

Baca juga: 3 Jenis Burung Peliharaan yang Baik untuk Anak-anak

3. Tutupi seluruh permukaan bawah kandang burung dengan kantong sampah hitam untuk mencegah burung masuk ke air pemutih. Lalu, biarkan meresap selama 10-15 menit.

4. Lepaskan kantong plastik dan tiriskan campuran air pemutih dengan hati-hati di tempat yang aman.

5. Kemudian, bilas permukaan bawah kandang selama beberapa menit dengan air bersih sampai Anda tidak bisa lagi mendeteksi bau pemutih. 

Baca juga: Mungkinkah Kita Memelihara Burung Hantu Seperti Harry Potter?

Membersihkan dengan cuka

Selain pemutih, Anda juga dapat menyegarkan kandang burung dalam sekejap menggunakan cuka. Bilas saja permukaannya dan gosok baskom dengan larutan cuka dan air dengan perbanding 1:9 (sembilan bagian air dan satu bagian cuka).

Mencegah pertumbuhan alga

Mengganti air bak mandi burung setiap beberapa hari akan membantu mencegah pertumbuhan alga. Hal ini juga membuatnya lebih mudah dibersihkan dalam jangka panjang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau