Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 22 Agustus 2021, 15:12 WIB
Lolita Valda Claudia,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com- Work from home (WFH) kini telah menjadi rutinitas sebagian pekerja sejak Covid-19 melanda pada awal 2020.

Oleh sebab itu, kebutuhan akan ruang kerja dan furnitur atau peralatan kerja seperti meja dan kursi menjadi hal wajib yang harus dimiliki sebagian karyawan.

Baca juga: 6 Tips Memilih Kursi yang Nyaman dan Awet untuk Ruang Tamu

Namun, memilih kursi kerja tak boleh sembarangan. Sebab, jika salah pilih, dapat mengganggu kenyamanan, produktivitas kerja, hingga kesehatan. 

Nah, sebelum membeli kursi kerja, simak tips memilih kursi kerja yang nyaman dan kuat dilansir dari Spine Health, Minggu (22/08/2021). 

Baca juga: 7 Tren Ruang Kerja di Rumah yang Sudah Kuno Menurut Desainer

Tinggi kursi

Ketinggian kursi kerja harus mudah disesuaikan dan dilengkapi dengan tuas pneumatik. Ketinggian kursi berkisar dari sekitar 40-50 sentimeter dari lantai. 

Ini memungkinkan pengguna untuk meletakkan kakinya rata di lantai dengan posisi paha horizontal yang menyesuaikan ketinggian meja.

Baca juga: 5 Jenis Kursi untuk Berbagai Kegiatan di Rumah

Lebar dan kedalaman kursi

Kursi harus memiliki lebar dan kedalaman yang cukup untuk menopang berat badan serta pergerakkan penggunanya dengan nyaman.

Umumnya, lebar kursi haruslah berkisar 43-50 sentimeter. Sedangkan kedalaman kursi (dari depan ke belakang) juga harus seimbang sehingga kamu dapat duduk dengan menyandarkan punggung ke sandaran kursi kerja secara nyaman.

Baca juga: Trik Memadukan Kursi yang Berbeda di Ruang Tamu

Mendukung bagian pinggang

Ilustrasi kursi kantor UNSPLASH/ Laura Davidson Ilustrasi kursi kantor

Penopang punggung bagian bawah adalah hal penting dan perlu diperhatikan saat membeli kursi.

Tulang belakang lumbar memiliki kurva ke dalam. Ketika duduk dalam waktu lama tanpa kursi yang mendukung bagian tubuh tersebut, kamu akan cenderung membungkuk dan meregangkan struktur di tulang belakang bagian bawah.

Baca juga: 5 Tips Memilih Kursi Bar Terbaik untuk Dapur

Sandaran kursi

Sandaran kursi kerja yang ergonomis sebaiknya memiliki ukuran lebar 30-48 sentimeter.

Jika sandaran terpisah dari tempat duduk, tinggi dan sudutnya harus disesuaikan. Selain itu, sandaran kursi juga harus mendukung lekukan tulang belakang. 

Baca juga: Pentingnya Ruang Terbuka dan Ventilasi di Ruang Kerja

Material kursi

Material kursi kerja juga penting dipertimbangkan. Pilih material yang memiliki bantalan pada bagian kursi dan punggungnya sehingga nyaman diduduki dalam waktu lama.

Selain itu, lapisan kainnya juga harus yang empuk serta menyerap keringat.

Sandaran tangan

Tak hanya material kursi, sandaran tangan pada kursi kerja harus dapat disesuaikan. Sandaran tangan ini memungkinkan penggunanya untuk mengistirahatkan tangan dengan nyaman dan rileks. 

Baca juga: Simak, 7 Tren Dekorasi Ruang Kerja yang Sudah Ketinggalan Zaman

Dapat memutar

Setiap gaya konvensional atau kursi ergonomis harus mudah diputar sehingga pengguna dapat menjangkau area yang berbeda dari mejanya tanpa harus berdiri dari kursi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau