Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta-fakta Tentang Penciuman Anjing yang Luar Biasa

Kompas.com, 11 Oktober 2021, 22:22 WIB
Dian Reinis Kumampung

Penulis

Sumber Catster

Hal yang membuat hidung anjing benar-benar menonjol adalah sesuatu yang disebut Organ Jacobson, yang ditemukan di dalam rongga hidung dan membuka ke bagian atas mulutnya.

VCA Hospitals menyatakan bahwa organ ini memungkinkan bahan kimia yang ditemukan dalam aroma yang tidak terdeteksi untuk diterjemahkan oleh otak anjing untuk mengidentifikasi feromon, yang digunakan selama kawin untuk menentukan apakah seekor anjing siap untuk berkembang biak.

Jika kamu pernah melihat anjing menekuk bibirnya saat dia mengendus, dia membuka mulutnya untuk memungkinkan aroma mencapai Organ Jacobson sehingga dia bisa "melihat lebih dekat" apa yang coba disampaikan oleh aroma itu. Sistem pendeteksi bau ini dikenal sebagai sistem penciuman kedua anjing karena terpisah dari yang ia gunakan untuk bernapas.

Mengapa anjing sangat pandai mencium?

"Indera penciuman seekor anjing diyakini telah tertanam dalam diri mereka jauh sebelum mereka dilahirkan," kata Whole Dog Journal.

Indera penciuman mereka diyakini sebagai taktik evolusi yang memungkinkan kelangsungan hidup spesies anjing, dan menjadi cara anjing untuk mencari pasangan.

Selain itu, anjing menggunakan aroma untuk membangun ikatan keluarga, berkat Organ Jacobson, yang memungkinkan ibu untuk mengendus dan mendeteksi bayinya, dan anak anjing untuk menemukan ibu mereka melalui aroma susunya.

Anjing juga menggunakan indra penciumannya untuk merasakan dunia di sekitar mereka, yang tidak hanya membantu mereka menavigasi ruang tetapi juga suasana hati dan perasaan dari berbagai situasi yang mungkin mereka hadapi.

Baca juga: Alasan Anjing Memakan Rumput, Benarkah karena Sedang Sakit?

Jika kamu pernah memperhatikan bulu anjing berdiri saat bertemu anjing atau orang baru, banyak faktor yang pasti memengaruhi reaksi pertahanan yang tidak disengaja, termasuk penciuman, yang digunakan anjing satu sama lain untuk berkomunikasi. Pada dasarnya, anjing akan mengandalkan indra penciumannya untuk mengetahui apakah suatu tempat aman atau berbahaya, dan hampir semua hal di antaranya. 

Mengendus adalah bagian penting dari kehidupan anjing, dan mungkin lebih penting lagi pada ras anjing. Kamu bisa membantu merangsang otak anjing dengan memberi mereka aktivitas mengendus.

Baca juga: Berapa Kali Sebaiknya Anjing Dimandikan?

Selalu periksa dengan dokter hewan sebelum mengubah diet, pengobatan, atau rutinitas aktivitas fisik hewan peliharaan. Informasi ini bukan pengganti pendapat dokter hewan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau