Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 29 Oktober 2021, 12:45 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Komunikasi memang jadi salah satu alasan penting dalam menciptakan kedekatan dengan seseorang maupun hewan peliharaan.

Namun, karena hewan berkomunikasi dengan cara yang berbeda, tak jarang perilaku hewan kerap disalahartikan.

Misalnya, ketika ia menginginkan perhatian. Umumnya, anjing akan melakukan beberapa gerakan dan suara untuk menarik perhatian pemiliknya.

Lalu, gerakan dan suara seperti apa yang dilakukan oleh anjing ketika sedang menginginkan perhatian pemiliknya? Melansir dari My Animals pada Jumat (29/10/2021) berikut penjelasannya.

Baca juga: 8 Ras Anjing yang Penuh Kasih Sayang dan Senang Dipeluk

Menggonggong

Anjing memiliki banyak vokalisasi: erangan, geraman, lolongan, jeritan, dan gonggongan dengan nada berbeda adalah alat yang mereka gunakan untuk mengekspresikan suasana hati, urgensi, atau bahkan untuk menarik perhatian.

Menggonggong untuk menarik perhatian biasanya dilakukan dengan suara "kering", dan mereka melakukannya ketika mereka merasa Anda tidak memberi mereka cukup kasih sayang.

Cara terbaik untuk mencegahnya menjadi perilaku obsesif adalah dengan mengabaikan hewan itu atau menyuruhnya untuk tidak melakukannya.

Teknik terbaik akan tergantung pada temperamen anjing dan bagaimana Anda berhubungan satu sama lain, tetapi Anda harus memastikan bahwa hal ini tidak menyebabkan masalah serius.

Baca juga: 10 Penyakit Penyebab Anjing Muntah yang Harus Diwaspadai

Membawakanmu benda

Ketika anjing ingin bermain, mereka sering memilih untuk membawa suatu benda kepada pemiliknya untuk meminta perhatian dan berinteraksi dengan mereka.

Ini bukan perilaku patologis itu sendiri, tetapi bisa tidak menyenangkan jika anjing memutuskan untuk membawa mangsa hidup (atau mati) untuk ditunjukkan kepada pemiliknya.

Tidak baik memarahi anjing karena hal ini. Bagi hewan-hewan ini, membawakan Anda makanan adalah sebuah penghormatan dan kasih sayang (mereka bisa saja memakannya).

Jadi, jika Anda ingin mereka berhenti melakukannya, sebaiknya jangan bereaksi. Mereka adalah hewan dengan naluri berburu, dan jika Anda ingin mengelola perilaku ini, itu harus dilakukan melalui pembelajaran, bukan hukuman.

Baca juga: Cara Kucing dan Anjing Menemukan Jalan Pulang Tanpa Tersesat

Menggigit tangan

Khususnya pada tahap anak anjing, menggigit adalah cara yang digunakan anjing untuk mempelajari seberapa kuat rahangnya dan berbagai cara untuk berhubungan dengan lingkungannya.

Mereka mungkin juga menggigit benda lain, seperti furnitur atau mainan. Untuk semua alasan ini, anjing Anda mungkin menggigit tangan Anda tanpa menyakiti Anda.

Anda dapat mengajari mereka untuk tidak melakukannya jika Anda tidak menyukainya, tetapi Anda juga dapat memberikan batasan agar mereka berhati-hati saat melakukannya.

Baca juga: 8 Ras Anjing Populer Asal Amerika Serikat, Tak Cuma Bulldog

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau