Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Pilihan Gaya dan Material Menarik untuk Pintu Depan Rumah

Kompas.com, 20 Januari 2022, 23:07 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Bobvila

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengganti pintu depan rumah yang sudah tampak tua atau kuno dengan pintu baru sebenarnya adalah salah satu cara memperoleh daya tarik tepi jalan yang paling populer.

Ini lebih dari sekadar fitur dekoratif, tapi investasi penting. Gaya pintu depan rumah yang menarik dapat memberikan dampak pada nilai rumah Anda. 

Baca juga: Tanaman Terbaik untuk Pintu Depan Rumah Menurut Feng Shui

Jadi, ada beberapa hal praktis yang perlu diperhatikan saat memilih pintu depan rumah yang baru seperti material atau bahan, biaya, dan gaya. 

Dari segi gaya, pintu depan rumah harus cocok secara arsitektur dengan bagian rumah lainnya, tetapi jangan biarkan hal itu menghambat untuk mengekspresikan kepribadian Anda.

Pintu enam panel sangat tradisional, sementara pintu melengkung dengan kaca patri memiliki lebih banyak imajinasi, dan satu pintu Prancis menambah keanggunan.

Bahkan pintu baja nontradisional telah mendapatkan popularitas dalam arsitektur modern lantaran memberikan kekuatan dan keterjangkauannya. 

Baca juga: Tren Warna Pintu Depan Rumah pada 2021

Ilustrasi pintu depan rumah berwarna merahUnsplash/Philippa Rose-Tite Ilustrasi pintu depan rumah berwarna merah
Pintu depan dengan material kayu solid akan selalu bertahan sebagai pintu klasik meski sedikit lebih mahal serta membutuhkan sedikit lebih banyak TLC dan perbaikan seperlunya karena kepekaannya terhadap kelembapan dan sinar matahari.

Pintu fiberglass memegang jalan tengah karena terjangkau, tahan lama, serta tersedia dalam banyak gaya, termasuk yang meniru kayu.

Namun, apa pun material pintu yang dipilih, warna adalah kunci untuk membangkitkan emosi yang Anda inginkan dari tamu saat memasuki rumah Anda.

Bila tidak yakin harus harus memilih seperti apa, berikut adalah ide-ide pintu depan rumah yang bisa mempercantik tampilan hunian dilansir Bobvila, Kamis (20/1/2022). 

Baca juga: Tren Pintu Depan Rumah 2021 

Merah klasik

Pintu depan rumah berwarna merah klasik dapat memberikan tampilan klasik yang menawan serta meningkatkan daya tarik tepi jalan untuk rumah Anda. Gunakan trim putih di sekitar kusen pintu guna menambah kontras dan tampilan visual.

Pintu kayu tradisional dengan beberapa jendela

Pintu depan rumah dengan material kayu akan terlihat segar bila diberi warna kayu cat kuning cerah. Kemudian, tampilan beberapa jendela kecil di bagian atas pintu untuk mencerahkan tampilan dan membantu penghuni rumah melihat tamu yang datang. 

Baca juga: 6 Hal yang Tak Boleh Terlihat dari Pintu Masuk Rumah Menurut Feng Shui

Pintu ganda kontemporer dengan kaca dan sidelites

Ilustrasi pintu depan rumahUnsplash/Nathan Anderson Ilustrasi pintu depan rumah
Pintu kustom ini bergaya mewah. Kombinasi desain kaca geometris dan lapisan hitam menciptakan efek kontemporer yang menakjubkan. 

Pintu split 

Meski tidak umum digunakan sebagai pintu masuk, pintu split bisa menjadi pilihan yang sangat baik. Pintu ini menawarkan sedikit keamanan ekstra karena Anda cukup membuka bagian atas untuk menyambut pengunjung, sementara bagian bawah tetap terkunci.

Pintu split dengan mudah menjaga anak-anak kecil dan hewan peliharaan terkurung sambil tetap memungkinkan ventilasi dengan bagian atas tetap terbuka. 

Baca juga: Mengenal Pintu Sidik Jari, dari Cara Bekerja hingga Manfaatnya 

Pintu dengan kaca patri

Pintu depan rumah dengan kaca patri pada bagian atasnya dapat memungkinkan cahaya untuk masuk ke ruangan sambil tetap memberikan privasi.

Belum lagi, warga bisa menyapa setiap pengunjung dengan sebuah karya seni sebelum masuk ke rumah.

Fiberglass dengan sidelites dan transom

Kelihatannya seperti kayu, tapi bukan. Pintu fiberglass dengan kaca dekoratif dan sidelites ini terlihat sehangat kayu solid, tetapi menawarkan daya tahan dan nilai insulasi yang lebih baik. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau