Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Cara Mengatasi Lemari Pakaian yang Lembap dan Berjamur

Kompas.com, 28 Januari 2022, 18:51 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Lembap terbentuk karena ruang berventilasi buruk, tidak ada aliran udara yang cukup sehingga mengakibatkan area tersebut lembap bahkan berjamur. Salah satu area yang paling sering mengalami hal ini ialah lemari pakaian.

Ketika lemari pakaian Anda lembap, maka baju di dalamnya juga ikut basah, berbau tak sedap bahkan dihinggapi jamur.

Tentunya hal ini tak mau menimpa pakaian Anda, bukan? Berikut ini 7 cara mengatasi lemari pakaian yang lembap dan berjamur melansir dari In The Wash pada Jumat (28/01/2022).

Baca juga: Cara Menjaga Lemari Pakaian Tetap Segar dan Harum pada Musim Hujan

Letakkan beberapa lemmbar kertas untuk melapisi rak

Jika Anda mengalami kelembapan di lemari pakaian Anda, mungkin ada baiknya melapisi rak Anda dengan koran.

Meskipun ini membuat tampilan lemari Anda kurang menarik, tapi kertas akan menyerap sebagian kelembapan yang masuk ke lemari pakaian Anda.

Baca juga: Ingin Membeli Lemari Pakaian? Pertimbangkan 6 Hal Ini Terlebih Dulu

Kurangi kelembapan di lemari pakaian

Ilustrasi lemari pakaian anak, merapikan lemari pakaian. SHUTTERSTOCK/ALESIAKAN Ilustrasi lemari pakaian anak, merapikan lemari pakaian.

Lembap biasanya disebabkan oleh terlalu banyak kelembapan di dalam ruangan. Jadi, untuk mencegah penyebaran masalah, Anda perlu mengatur tingkat kelembapan di lemari pakaian Anda, di kamar tidur Anda, dan di seluruh rumah Anda.

Salah satu cara termudah untuk melakukannya adalah dengan menggunakan dehumidifier. Anda bisa membeli dehumidifier berukuran biasa yang bisa diletakkan di kamar tidur untuk mengatasi hal tersebut.

Baca juga: 5 Kesalahan Menata Lemari Pakaian Kecil yang Harus Dihindari

Pastikan aliran udara ke lemari pakaian baik

Cara paling sederhana untuk mengurangi kelembapan di lemari pakaian ialah dengan memastikan lemari pakaian memiliki aliran udara yang cukup.

Jika lemari pakaian Anda menempel rapat ke dinding, penuh dengan banyak pakaian, sepatu, dan tempat tidur, dan tidak berada di dekat jendela, maka akan menyebabkan lemari mudah lembap dan berjamur.

Lemari pakaian membutuhkan ruang untuk bernafas dan mereka perlu dikelilingi oleh udara. Udara juga harus dapat mengalir di dalam lemari, jadi ini berarti pakaian harus disebar secara merata.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Membuat Lemari Pakaian Berantakan

Selalu pastikan barang yang disimpan di lemari dalam kondisi kering

Ilustrasi lemari pakaian. FREEPIK/LOOKSTUDIO Ilustrasi lemari pakaian.

Jika Anda ingin menghilangkan kelembapan di dalam lemari, pastikan barang yang disimpan di lemari dalam kondisi kering.

Setetes air yang tertinggal di sepatu, atau jas hujan dapat memengaruhi kelembapan di lemari pakaian Anda. Jadi, selalu keringkan barang-barang Anda sebelum menyimpannya.

Baca juga: Simak, Cara Menghilangkan Bau Kapur Barus pada Lemari Pakaian

Sesekali biarkan pintu lemari terbuka

Lakukan cara ini saat musim kemarau sehingga kemungkinan lemari bebas lembap akan lebih mudah karena dapat dikeringkan oleh suhu panas ruangan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau