Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Kaya? Letakkan 3 Tanaman Hias Ini di Pintu Depan Rumah

Kompas.com, 6 Februari 2022, 07:17 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pintu depan rumah adalah salah satu area terpenting di rumah yang harus mendapat perhatian ekstra menurut prinsip feng shui. 

Dalam feng shui, pintu depan rumah adalah mulut Chi atau energi. Melalui area inilah, energi positif atau keberuntungan bisa masuk ke rumah.  

Baca juga: 5 Tanaman Sukulen Ini Bawa Kekayaan ke Rumah Menurut Feng Shui

Karena itu, penting mendekorasi area pintu depan rumah karena area yang tidak tertata baik atau berantakan dapat menghalangi keberuntungan masuk. 

Salah satu caranya, menempatkan tanaman hias di pintu depan rumah. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum meletakkannya seperti jenis tanaman dan posisi penempatan. 

Meletakkan tanaman dengan benar di tempat yang tepat akan memperoleh hasil terbaik. Pada pintu depan rumah, kita bisa menggunakan tanaman yang bisa menarik keberuntungan dan kekayaan menurut feng shui.

Nah, dikutip dari Feng Shui Beginner, Minggu (6/2/2022), berikut tiga tanaman hias keberuntungan untuk diletakkan di pintu depan rumah. 

Baca juga: Tanaman Terbaik untuk Pintu Depan Rumah Menurut Feng Shui 

Bambu keberuntungan (Dracaena braunii)

Ilustrasi tanaman hias lucky bamboo atau bambu hoki. SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi tanaman hias lucky bamboo atau bambu hoki.
Bambu keberuntungan atau lucky bamboo adalah tanaman yang selalu disukai banyak orang karena simbol keberuntungan dan kekayaan.

Selain menarik energi positif ke dalam rumah, tanaman hias bambu keberuntungan juga dapat menangkal energi negatif.

Tanaman bambu keberuntungan sering dianggap sebagai salah satu tanaman feng shui yang ramah dan baik ditempatkan di pintu depan rumah. 

Baca juga: Menurut Feng Shui, 5 Tata Letak Kamar Tidur Ini Harus Dihindari

Namun, sebelum meletakkannya, penting untuk memperhatikan jumlah batang bambu karena hal itu mewakili berbagai makna di baliknya. 

Misalnya, dua batang bambu adalah simbol cinta dan dipercaya bisa menggandakan keberuntungan.

Tiga batang bambu dianggap sebagai salah satu kombinasi angka paling populer untuk dimiliki di rumah atau kantor. Ini membawa tiga jenis keberuntungan, yakni kebahagiaan, kekayaan, juga umur panjang. 

Baca juga: 10 Tips Feng Shui Ruang Tamu untuk Mendatangkan Energi Positif

Sementara itu, empat batang tanaman lucky bamboo harus dihindari. Dalam budaya dan kepercayaan Tiongkok, angka empat melambangkan kematian dan pertanda buruk sehingga harus dihindari dengan cara apa pun, termasuk meletakkan tanaman hias lucky bamboo di pintu depan rumah atau memberikannya kepada orang lain. 

Angka lima  umumnya dikaitkan dengan lima elemen dasar dalan feng shui, yakni air, api, tanah, kayu, dan logam. Kelima elemen ini mewakili membawa keseimbangan dalam hidup dan semua yang Anda lakukan.

Baca juga: 4 Alasan Meletakkan TV di Kamar Tidur Bisa Menciptakan Feng Shui Buruk

Ilustrasi tanaman giok atau jade plant. PIXABAY/LEOLEOBOBEO Ilustrasi tanaman giok atau jade plant.

Tanaman giok

Dalam feng shui, sukulen adalah tanaman keberuntungan yang baik untuk ditempatkan di pintu depan rumah. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau