Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Tanaman Hias Terbaik untuk Memurnikan Udara dan Mempercantik Dapur

Kompas.com, 22 Februari 2022, 17:43 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi ruangan tersibuk di rumah, membuat dapur rentan mengalami kelembapan, udara kotor, kotor, dan berminyak. 

Hal ini tak lain berasal dari asap masakan atau noda minyak yang menempel dan menyebar ke berbagai permukaan dapur. Namun, tak perlu khawatir, ada berbagai cara mengatasinya, salah satunya meletakkan atau merawat tanaman di dapur. 

Baca juga: Ketahui, Ini 3 Langkah Merawat Tanaman untuk Pemula

Keberadaan tanaman hias ini tak hanya memurnikan udara dan memberikan kesegaran di dapur, tapi juga mencerahkan serta mempercantik dapur. 

Ditambah, merawat tanaman hias di dapur cukup mudah. Jika cahaya terang dan cerah, tanaman di dapur akan tumbuh subur. 

Dikutip dari Gardening Know How, Selasa (22/2/2022), berikut delapan tanaman hias terbaik untuk memurnikan udara dan mempercantik dapur. 

Baca juga: 4 Tanaman Hias yang Sangat Mudah Dirawat dan Tidak Gampang Mati 

Tillandsia 

Ilustrasi tanaman hias air plant atau Tillandsia.SHUTTERSTOCK/LUCA85 Ilustrasi tanaman hias air plant atau Tillandsia.
Tillandsia adalah tanaman udara atau air plant yang mudah dirawat dan hanya perlu sekali penyiraman. Tanaman udara tidak membutuhkan tanah dan sering menempel pada kayu atau diletakkan di kaca dekoratif.

Tanaman ini bisa diletakkan di mana saja di dapur, asalkan mendapat cahaya terang. 

Baca juga: Tips Merawat Tanaman Calathea di Luar Ruangan

Lidah buaya 

Lidah buaya telah lama menjadi obat pertolongan pertama rumah tangga untuk luka bakar. Ketika memasak, tak jarang kita terkena cipratan minyak panas atau tak sengaja memegang panci panas.

Memiliki tanaman lidah buaya di dapur dapat mengatasi luka bakar tersebut. Lidah buaya mengandung gel yang dapat dioleskan ke luka bakar untuk meredakan luka bakar dengan memberikan rasa dingin secara instan.

Tanaman lidah buaya minim perawatan dan tidak membutuhkan banyak air, tetapi beri mereka cahaya terang. 

Baca juga: 3 Tanaman yang Mampu Mengusir Rayap dari Rumah

Tanaman aluminium 

Daun hijau dan perak yang dimiliki tanaman aluminium (Pilea cadierei) akan membuat aksen mencolok di dapur mana pun.

Tanaman aluminium sering ditanam di keranjang gantung, membutuhkan cahaya sedang pada musim panas, tetapi tempat lebih terang pada musim dingin seperti di dekat jendela yang menghadap ke selatan.

Siram tanaman segera setelah tanah mengering serta hindari dari angin panas atau dingin.

Baca juga: Bisakah Tanaman Dalam Ruangan Menyebabkan Alergi? Ini Penjelasannya  

Hoya 

Ilustrasi tanaman hias hoya heart leaf atau hoya love.SHUTTERSTOCK/ATIWAT WITTHAYANURUT Ilustrasi tanaman hias hoya heart leaf atau hoya love.
Sama dengan sukulen lainnya, tanaman hias hoya dapat mentoleransi pengabaian. Beri mereka cahaya terang dan tidak langsung serta biarkan tanah mengering dengan baik di antara penyiraman.

Ada banyak jenis hoya, termasuk daun yang beraneka ragam, berbentuk tali, berbentuk hati, juga bentuk bulat telur. Hoya dihormati karena bunga aromatiknya. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau