Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Menghadirkan Warna Metalik ke Dekorasi Rumah

Kompas.com, 7 Maret 2022, 14:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Warna metalik seperti emas, perak, dan perunggu dapat digunakan sebagai bagian dari pernyataan atau aksen halus.

Warna metalik ini juga menjadi cara mudah mencerahkan rumah dan memberikan kesan mewah pada dekorasi. 

Baca juga: 8 Pilihan Warna Cat untuk Ruang Tamu yang Lebih Nyaman

Warna metalik hangat seperti emas, rose gold, dan perunggu dapat berpadu sempurna dengan berbagai peralatan atau aksesori rumah berwarna gelap seperti hitam, biru tua, merah marun, merah, juga warna permata lainnya.

Bila Anda tertarik membawa warna metalik ke rumah, berikut cara menghadirkan warna metalik ke dekorasi rumah dilansir dari Architectural Digest, Senin (7/3/2022). 

Baca juga: 3 Alasan Mengapa Kamu Harus Memiliki Warna Cerah di Rumahmu

Perangkat keras 

Ini mungkin detail yang halus, tetapi hasil akhir perangkat keras memainkan peran kunci dalam meningkatkan gaya desain secara keseluruhan, baik modern, klasik, maupun perpaduan estetika yang berbeda.

Perangkat keras dengan lapisan emas atau perunggu paling cocok untuk ruang bergaya klasik dan transisi, sementara perangkat keras dengan lapisan perak cocok dengan dekorasi kontemporer. 

Baca juga: 6 Tips Memilih Skema Warna Terbaik untuk Ruang Tamu

Aksesori 

Ilustrasi wastafel kamar mandi, Ilustrasu cermin metalik di kamar mandi. Unsplash/Christian Mackie Ilustrasi wastafel kamar mandi, Ilustrasu cermin metalik di kamar mandi.
Tonjolkan dinding, plafon, dan permukaan meja dengan aksesori pelapis logam. Ini bisa berupa lampu gantung, lampu meja, atau lampu lantai yang akan menambah kilau saat cahaya memantul dari permukaan logam.

Gunakan bingkai warna metalik untuk foto, lukisan, atau cermin. Anda dapat memilih  menggunakan warna yang sama dalam tekstur dan hasil akhir berbeda atau memasangkan nada yang berbeda seperti emas dengan perak untuk menciptakan daya tarik visual. 

Baca juga: Hindari, 4 Warna Cat Ini Bisa Membuat Dinding Ruangan Tampak Kusam

Pelapis

Menggabungkan tekstil berwarna perak, emas, dan perunggu adalah salah satu cara paling hemat biaya untuk menciptakan dekorasi mewah di rumah. 

Selain itu, seni benang metalik atau bordir dapat diperkenalkan dalam perabotan dan linen seperti seprai, sarung bantal, karpet, gorden, serbet, juga taplak meja.

Furnitur 

Ilustrasi ruang keluarga, sofa kulit putih, ilustrasi meja kopi metalik. Unsplash/Ralph (Ravi) Kayden Ilustrasi ruang keluarga, sofa kulit putih, ilustrasi meja kopi metalik.
Furnitur berlapis emas atau perak seperti meja tengah, meja kopi, atau kursi bar menjadi tambahan yang cantik untuk ruangan apa pun. Permukaan mengkilap menjamin kemewahan instan di rumah. 

Baca juga: 5 Tren Warna Dapur Terbaik Menurut Desainer Interior 

Cat metalik

Cara lain menambahkan beberapa nuansa metalik ke dekorasi adalah menghiasi dinding dengan cat metalik atau bertekstur.

Namun, bila merasa tidak cukup berani melakukannya, mulailah dari dari hal kecil terlebih dulu seperti dinding aksen dan cat pot terakota dengan warna emas atau perak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau