Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 28 April 2023, 12:27 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Semut adalah salah satu hama umum yang hadir di rumah. Ada banyak area di rumah yang bisa menjadi "rumah" bagi semut, tidak terkecuali stopkontak listrik.

Jika ada semut di stopkontak listrik, maka bisa menjadi bencana serius bila Anda tidak bertindak dengan cepat.

Nah, kenapa ada banyak semut di stopkontak listrik? Berikut beberapa penyebab dan risikonya, seperti dikutip dari Termites Guide, Jumat (28/4/2023).

Baca juga: Kenapa Banyak Semut di Tanaman? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi semut. UNSPLASH/STEVE TOGNOLI Ilustrasi semut.

Penyebab semut ada di stopkontak listrik

Sebelum semut masuk ke rumah, harus ada sesuatu yang menarik semut itu ke rumah Anda.

Biasanya semut yang datang ke rumah adalah semut hitam kecil atau semut kayu. Mereka suka mendekati makanan, gula, permen, dan kelembapan.

Saat semut hitam ini melacak makanan atau permen di rumah, mereka akan menemukan cara untuk masuk ke dalam rumah Anda. Mereka akan melakukan yang terbaik untuk menemukan di mana makanan itu berada di rumah.

Sekalipun semua pintu atau jendela tertutup, semut akan menemukan cara untuk masuk ke dalam rumah. Saat pintu atau jendela ditutup, mereka akan mulai mencari celah atau retakan di rumah.

Baca juga: 9 Cara Mengusir Semut Secara Alami di Rumah, Pakai Cuka hingga Lemon

Beberapa celah di rumah bisa berupa retakan di dinding, stopkontak, dan beberapa ruang terbuka. Semut bisa hanya membutuhkan celah tertipis untuk masuk ke rumah.

Ketika semut mendapatkan akses ke rumah, hal selanjutnya adalah mulai mencari tempat yang cocok untuk membuat sarang.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau