Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 15 November 2024, 17:17 WIB
Dena Sari Dewi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Pohon eucalyptus dikenal sebagai penghasil ekstrak minyak kayu putih yang memiliki sejumlah manfaat, seperti mengatasi gatal dan ruam kulit, perut kembung, mengusir nyamuk, dan mengharumkan ruangan.

Pohon eucalyptus memiliki daun berwarna keperakan hingga hijau kebiruan serta menghasilkan bau menthol yang khas saat diremas. 

Baca juga: Bahaya Tanaman Eucalyptus untuk Kucing, Jauhkan dari Rumah

Di lingkungan alamiahnya, yakni Australia, pohon eucalyptus menjadi sumber makanan bagi koala dan dapat tumbuh hingga 18 meter. Namun, jika ditanam di kebun rumah, eucalyptus hanya tumbuh maksimal tiga meter.

Meski menghasilkan minyak yang bermanfaat, bagian kulit kayu, daun, dan getah eucalyptus beracun bagi manusia dan hewan peliharaan sehingga perlu hati-hati meletakkan tanaman eucalyptus di rumah. 

Menanam tanaman eucalyptus di rumah mudah dilakukan dan tidak memerlukan banyak perawatan.

Disadur dari The Spruce, Jumat (15/11/2024), berikut cara menanam dan merawat tanaman eucalyptus. 

Baca juga: Benarkah Bau Eucalyptus Dapat Mencegah Tikus? 

Pencahayaan

Ilustrasi tanaman eucalyptus.Unsplash/alexlvrs Ilustrasi tanaman eucalyptus.
Tanaman eucalyptus menyukai banyak cahaya, jadi sebaiknya menanamnya di tempat yang menerima setidaknya enam jam sinar matahari langsung setiap hari.

Begitu pun tanaman eucalyptus yang ditanam di dalam ruangan harus diletakkan di dekat jendela yang terang dan menghadap ke selatan.

Tanah

Eucalyptus dapat tumbuh di sebagian besar jenis tanah, tetapi membutuhkan tanah dengan drainase baik.

Untuk tanaman pot, gunakan campuran pot yang memiliki drainase baik serta pH tanah sedikit asam hingga netral. 

Baca juga: Manfaat Daun Eucalyptus untuk Kesehatan, Redakan Demam hingga Sakit Gigi 

Penyiraman

Tanaman eucalyptus cukup toleran terhadap kekeringan setelah tumbuh. Namun, eucalyptus tidak bisa dibiarkan terlalu kering untuk waktu lama karena dapat menyebabkan daunnya rontok.

Aturan praktis yang baik adalah menyiram tanaman eucalyptus saat merasakan kekeringan di ujung jari. Jika cuaca tidak hujan, siram eucalyptus setidaknya satu kali dalam seminggu.

Suhu dan kelembapan

Tanaman eucalyptus lebih menyukai suhu hangat antara 18 dan 24 derajat Celsius serta tingkat kelembapan sedang.

Eucalyptus tidak dapat bertahan hidup dalam paparan suhu di bawah 10 derajat Celsius dalam waktu lama. 

Jika menanam eucalyptus di pot, bawa masuk tanaman saat suhu berada di bawah 10 derajat Celsius. 

Baca juga: 5 Tips Menggunakan Minyak Eucalyptus untuk Membersihkan Area Rumah

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau