Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Kesalahan yang Membuat Ruangan Kecil Semakin Sempit

Kompas.com, 12 Mei 2025, 08:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Menata ruangan kecil memerlukan pendekatan yang cermat dan strategis. Sayangnya, banyak orang yang justru tanpa sadar melakukan kesalahan dekorasi, sehingga membuat ruangan terasa lebih sempit, sumpek, dan tidak nyaman. 

Melansir Real Simple, Senin (12/5/2025), berikut adalah beberapa kesalahan yang membuat ruangan kecil jadi semakin sempit.

Terlalu banyak perabotan 

Ilustrasi ruang tamu kecil bergaya vintage.Shutterstock/Ground Picture Ilustrasi ruang tamu kecil bergaya vintage.

Salah satu kesalahan terbesar dalam dekorasi ruang kecil adalah memasukkan terlalu banyak perabotan ke dalam satu ruangan. 

Meskipun tujuannya adalah menciptakan fungsi yang lengkap, hasil akhirnya justru membuat ruangan terasa penuh. Ruang kecil akan lebih baik jika ditata dengan prinsip minimalis yang mengedepankan efisiensi dan fungsi.

Baca juga: 7 Cara Membuat Rumah Kecil Terlihat Mewah dan Elegan

Sebaiknya, pilih perabot yang memiliki fungsi ganda. Misalnya, meja yang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan atau sofa bed yang bisa digunakan sebagai tempat tidur. 

Mengabaikan proporsi furnitur 

Kesalahan lainnya adalah tidak memperhatikan ukuran furnitur yang dibeli. Banyak orang yang memilih perabot hanya karena tampilannya menarik, tanpa mempertimbangkan apakah ukurannya sesuai dengan luas ruangan. 

Misalnya, sofa besar, meja makan panjang, atau lemari tinggi bisa membuat ruang kecil terasa semakin sempit dan tidak proporsional.

Baca juga: 5 Aturan Menata Kamar Tidur Kecil Menurut Feng Shui agar Lebih Nyaman

Memilih cat warna gelap untuk dinding 

ilustrasi dapur berwarna hitamShutterstock/vanitjan ilustrasi dapur berwarna hitam

Warna memiliki pengaruh besar terhadap persepsi ukuran ruang. Menggunakan cat dinding atau wallpaper berwarna gelap di ruang kecil bisa menciptakan kesan sempit, berat, dan tertutup.

Selain itu, warna-warna seperti hitam, cokelat tua, atau biru gelap menyerap cahaya dan membuat dinding terasa lebih dekat dari yang sebenarnya.

Sebaliknya, warna-warna terang seperti putih, krem, abu muda, atau biru pucat dapat memantulkan cahaya dan menciptakan kesan lapang. 

Baca juga: 5 Warna Cat Terbaik untuk Kamar Mandi Kecil agar Terlihat Lebih Luas

Menutup akses cahaya alami

Pencahayaan alami sangat penting dalam membuat ruang kecil terasa lebih besar dan segar. Namun, banyak orang secara tidak sadar menutup jendela dengan furnitur besar, tirai berat, atau dekorasi berlebihan. 

Hal tersebut justru mengurangi cahaya alami yang masuk dan membuat ruangan terasa lebih gelap serta sempit.

Menimbun barang dan dekorasi 

Ilustrasi ruang keluarga dengan cat hijau.Shutterstock/Ground Picture Ilustrasi ruang keluarga dengan cat hijau.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau