Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perlukah Memakai Tirai Antitembus Pandang di Kamar Tidur?

Kompas.com, 24 Mei 2025, 20:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Ideal Home

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan tirai tidak hanya di ruang keluarga dan ruang tamu, kamar tidur juga perlu memakai tirai, terutama bila ruangan memiliki jendela. 

Tirai di kamar tidur berfungsi memberikan privasi dari dunia luar, menghalangi sinar matahari untuk masuk, dan sebagai dekorasi. 

Baca juga: 5 Warna Tirai yang Harus Dihindari di Kamar Tidur 

Namun, saat mengalami pagi dan malam hari yang lebih terang, kamu mungkin bertanya-tanya apakah perlukah berinvestasi pada tirai antitembus pandang di kamar tidur

Hal ini terutama berlaku jika mendapati diri terbangun sinar matahari yang cerah pada akhir pekan ketika berharap untuk tidur lebih lama atau jika kamu seorang pekerja shift malam yang baru tidur pada siang hari.

Tirai antitembus pandang berbeda dengan tirai biasa karena lapisannya yang menghalangi semua cahaya. Sebaliknya, gorden biasa biasanya memiliki bahan pelapis lebih tipis.

Sebagian besar gorden dapat disesuaikan menjadi tirai antitembus pandang dengan biaya tambahan. 

Namun, meski ada banyak ide tirai antitembus pandang yang dapat dipilih, apakah tirai tersebut merupakan pilihan tepat untuk hiasan jendela kamar tidur? 

Baca juga: Cara Mencuci Tirai Kamar Mandi agar Bebas Lumut dan Jamur 

Lee Trethewey, pakar interior di Sustainable Furniture, mengatakan sebenarnya kamu tidak memerlukan tirai antitembus pandang di kamar tidur dan banyak orang yang akan tidur nyenyak tanpa tirai tersebut.

Namun, bagi orang lain, tirai antitembus pandang benar-benar dapat membuat perbedaan besar pada kualitas tidur dan kenyamanan secara keseluruhan saat berada di tempat tidur. 

"Dalam banyak kasus, hal ini tergantung pada preferensi pribadi saat memikirkan ide tirai kamar tidur, di antaranya kepekaan terhadap cahaya, kondisi cahaya kamar tidur, dan jadwal tidur," ucap Lee dikutip dari Ideal Home, Sabtu (24/5/2025). 

Sebagai contoh, jika merasa terganggu dengan cahaya pagi hari, lampu jalan, bahkan cahaya bulan, tirai antitembus pandang layak dipertimbangkan.

Tirai ini juga merupakan ide bagus jika kamu bekerja pada shift malam dan mencoba mengejar waktu tidur pada siang hari.

Namun, Thomas Høegh Reisenhus, spesialis tidur dan konselor tidur TEMPUR, menjelaskan bagaimanapun juga lingkungan tidur yang ideal adalah gelap, jadi penting  memastikan tidak ada cahaya yang tidak diinginkan di kamar tidur pada waktu tidur. 

Itulah mengapa tirai antitembus pandang dapat bekerja baik bagi banyak orang. 

Baca juga: Mudah, Cara Memasang Tirai Anti Tembus Pandang 

Manfaat memakai tiraianti tembus pandang di kamar tidur 

Ilustrasi tirai.Unsplash/derekleej Ilustrasi tirai.
Salah satu manfaat terpenting dari penggunaan tiraianti tembus pandang di kamar tidur adalah menghalangi cahaya eksternal dan efeknya terhadap kualitas tidur.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau