Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 1 Agustus 2025, 09:50 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Jendela merupakan salah satu titik rentan yang sering menjadi sasaran rayap, terutama jika bingkai terbuat dari kayu. 

Serangan rayap di area ini tidak hanya merusak estetika rumah, tetapi juga bisa melemahkan struktur bangunan jika dibiarkan terlalu lama. 

Untungnya, dengan langkah tepat dan bantuan dari profesional, rayap di sekitar jendela bisa dibasmi secara efektif.

Baca juga: Cara Membasmi Rayap dari Furnitur Kayu

Cara membasmi rayap di jendela 

Ilustrasi rayap menggerogoti jendela.Shutterstock/Abah Laler Ilustrasi rayap menggerogoti jendela.

Dilansir dari Southern Living, ada beberapa metode utama yang disarankan untuk membasmi rayap secara tuntas, yakni:

Gunakan termitisida cair

Metode ini paling umum digunakan profesional untuk membasmi rayap di struktur rumah, termasuk jendela.

Caranya, termitisida disuntikkan ke sekitar fondasi dan bagian bawah kusen jendela.

“Konsentrasi dan penggunaan termitisida yang tepat harus diterapkan agar pembasmian lebih efektif,” kata Eric Benson, Ph.D., ahli entomologi dari Clemson University, kepada Southern Living.

Baca juga: 5 Cara Melindungi Furnitur Kayu dari Serangan Rayap

Pasang umpan

Cara yang kedua, kamu bisa memasang sistem umpan untuk membasmi rayap. Sistem umpan bawah tanah atau di permukaan bisa dipasang di dekat jendela yang terserang rayap.

Umpan akan menarik rayap pekerja dan membunuh koloninya secara perlahan. 

Gunakan semprotan antirayap

Untuk serangan rayap yang masih ringan, produk semprotan antirayap bisa digunakan langsung pada celah dan retakan di bingkai jendela. 

Namun, perlu diingat bahwa cara ini bersifat sementara dan tidak menyasar koloni induk, sehingga rayap mungkin akan kembali.

Baca juga: 7 Tanda Ada Rayap di Dinding dan Cara Mengatasinya

Ganti kayu yang rusak

Setelah rayap dibasmi, segera ganti bagian bingkai jendela yang lapuk atau berlubang akibat rayap. Pasalnya, kayu yang tersisa bisa menjadi sumber makanan bagi rayap lainnya.

Mengapa rayap menyerang jendela?

Rayap tertarik pada kayu yang lembap, hangat, dan jarang terganggu, semua kondisi ini sering ditemukan pada kusen atau bingkai jendela, terutama yang terkena rembesan air hujan atau ventilasi buruk. 

"Rayap menyukai lingkungan tersembunyi dan lembap. Bahkan struktur logam atau plesteran bisa tetap rentan, jika terdapat cukup banyak selulosa di dalamnya," ujar Benson.

Baca juga: Simak, Cara agar Lantai Kayu Tidak Dimakan Rayap

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau