Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Kesalahan Desain Kamar Tidur Anak yang Bikin Berantakan

Kompas.com, 16 Agustus 2025, 21:45 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Ideal Home

KOMPAS.com - Merapikan kamar tidur anak terkadang terasa, seperti medan perang, terutama setelah mereka cukup dewasa untuk bertanggung jawab atas ruang mereka sendiri.

Solusi untuk kamar tidur anak yang berantakan mungkin tampak seperti menambahkan lebih banyak ide penyimpanan mainan atau solusi penyimpanan lainnya. 

Baca juga: 5 Ide Kamar Tidur Anak Bernuansa Hitam dan Putih

Namun, ini justru dapat menambah masalah dan semakin mengacaukan ruangan. Kesalahan desain ruangan juga dapat membuat kamar tidur anak terlihat berantakan.

Jadi, cobalah perhatikan ruangan dan lihat apakah dapat menemukan kesalahan desain kamar tidur anak-anak ini yang dapat membuat merapikan menjadi mustahil.

Melakukan beberapa penyesuaian desain dapat membantu kamu mencapai kamar anak yang rapi dan sulit didapatkan. 

Nah, dilansir dari Ideal Home, Sabtu (16/8/2025), berikut lima kesalahan desain kamar tidur anak yang bikin berantakan. 

Memiliki tempat tidur standar

Ilustrasi kamar tidur anak.Shutterstock/Followtheflow Ilustrasi kamar tidur anak.
Kamar anak-anak bisa jadi cukup kecil, artinya setiap inci perlu diperhitungkan. Tempat tidur, bahkan yang berukuran singl,  akan menempati sebagian besar ruang lantai dengan ruang kosong baik di atas maupun di bawah.

Mengoptimalkan ruang-ruang ini memungkinkan kamu memaksimalkan penyimpanan tanpa memenuhi ruangan dengan furnitur kamar tidur anak yang tak terhitung jumlahnya.

Tempat tidur ottoman yang dapat diangkat dapat menimbulkan risiko keselamatan bagi anak-anak usia sekolah dasar karena beratnya yang tinggi dan memerlukan pengait agar tetap aman.

Pilihan yang lebih efisien, meskipun lebih mahal, adalah tempat tidur tanam yang dibuat khusus.

"Kami sering mendesain tempat tidur tanam di kamar anak-anak karena penyimpanan tambahan membantu menyisakan ruang lantai sebanyak mungkin untuk bermain," ucap Bunny Turner, salah satu pendiri Turner Pocock.

Tempat tidur tanam menciptakan sudut nyaman yang disukai anak-anak dan kami biasanya menyelipkan tempat tidur lipat di bawahnya, sempurna untuk menginap. 

Baca juga: 6 Cara Mendekorasi Kamar Anak dengan Warna Abu-abu 

Tidak memilih penyimpanan ramah anak

Selanjutnya, kesalahan desain kamar tidur anak yang bikin berantakan adalah tidak memilih penyimpanan ramah anak. 

Pertama, pertimbangkan aksesibilitas. Jika tidak bisa mengeluarkan suatu barang, mereka tidak bisa menyimpannya. Ide ini mungkin tampak sederhana, tetapi menjadikan organisasi ramah anak dapat terbukti transformatif.

Semua barang yang kamu ingin simpan harus mudah dijangkau dan tidak terlalu berat. Ini termasuk gantungan baju, tempat penyimpanan mainan, dan laci.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau