Penulis
KOMPAS.com - Hanya karena handuk belum rusak dan berlubang, bukan berarti tidak perlu membeli handuk baru.
Namun, terkadang sulit menentukan apakah handuk masih bisa digunakan atau sudah harus dijadikan lap dapur?
Baca juga: Jangan Taruh Handuk Basah di Keranjang Cucian
"Memperpanjang umur handuk selalu dimulai dengan merawatnya dengan penuh kasih sayang," jelas Janet Wischnia, pendiri American Blossom Linens di Thomaston, Georgia, Amerika Serikat--perusahaan yang memproduksi perlengkapan tidur, seperti seprai dan sarung bantal, berkualitas tinggi serta organik.
Kamu harus selalu membersihkan handuk karena cenderung menyerap banyak kotoran dan minyak dari tubuh serta dapat menjadi sarang kuman.
Dirangkum dari Southern Living, Kamis (16/10/2025), berikut sejumlah tanda sudah waktunya membeli handuk baru.
Ilustrasi handuk.Wischnia menjelaskan kurangnya kelembutan merupakan indikator jelas bahwa handuk sudah terlalu tua untuk digunakan.
"Hal ini terkadang bisa terjadi jika dicuci dengan terlalu banyak detergen," ucap Wischnia.
Selanjutnya, tanda sudah waktunya membeli handuk baru adalah handuk berbau meski setelah dicuci.
Jika handuk masih berbau apak meski telah dicuci dengan detergen, ini berarti handuk tersebut mulai menyerap lebih banyak kuman daripada kelembapan dan harus diganti.
Baca juga: 6 Penyebab Handuk Masih Bau Apak Setelah Dicuci dan Cara Mengatasinya
Wischnia mengatakan jika handuk sering basah kuyup dan tidak lagi menyerap sebanyak sebelumnya, handuk tersebut tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya dan sudah waktunya untuk menggantinya.
Wischnia mengatakan tanda ini sangat jelas untuk mengganti handuk, tetapi kerusakan apa pun pada bahan berarti handuk perlu diganti.
"Hal ini dapat menyebabkan handuk tidak lagi menyerap," ujarnya.
Terakhir, tanda sudah waktunya membeli handuk baru adalah handuk telah lama digunakan selama beberapa tahun.
Penggunaan bertahun-tahun dapat menyebabkan keausan pada handuk. "Tergantung pada berapa banyak handuk yang kamu miliki dan seberapa sering menggantinya serta kualitasnya, waktu penggantian dapat berubah," kata Wischnia.
Baca juga: Handuk Masih Bau Apak Setelah Dicuci? Ini Penyebabnya