Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Letakkan Tanaman Hias di Dekat Router WiFi, Ini Lokasi Terbaik

Kompas.com, 22 Oktober 2025, 07:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Ideal Home

KOMPAS.com - Berinvestasi pada tanaman hias terbaik merupakan ide bagus. Tanaman hias tidak hanya mempercantik dekorasi, tetapi juga memurnikan udara serta mengurangi debu di rumah. 

Namun, para ahli memperingatkan untuk meletakkan tanaman di tempat yang tepat. Pasalnya, meletakkan tanaman hias di area yang salah dapat mengganggu koneksi WiFi di rumah dan memperlambatnya. 

Baca juga: 6 Area Terburuk Meletakkan Router WiFi di Rumah, Bikin Zona Mati

Sebuah studi mengungkapkan tanaman hias dapat memperlambat koneksi WiFi hingga 40 persen. 

Para peneliti di Broadband Genie menemukan memindahkan router WiFi menjauh dari tanaman hias dapat meningkatkan kecepatan broadband hingga 36 persen.

Hal ini khususnya berlaku untuk apartemen kecil dan ruangan yang memiliki banyak tanaman hias di dekat router WiFi. 

"Peneliti menjalankan lima uji kecepatan dengan empat tanaman hias besar ditempatkan pada posisi normalnya, baik terhadap router maupun perangkat yang sedang diuji kecepatannya," jelas Peter Ames, pakar broadband di Broadband Genie, disadur dari Ideal Home, Rabu (22/10/2025). 

Tanaman-tanaman ini kemudian dipindahkan dan lima uji kecepatan dilakukan kembali. Walhasil, kecepatan unggah rata-rata dengan router yang ditempatkan di dekat tanaman adalah 84 Mbps, sedangkan kecepatan unggah rata-rata dengan router WiFi yang diletakkan jauh dari tanaman adalah 114 Mbps. 

Baca juga: 7 Barang Rumah Tangga Ini Bisa Bikin WiFi Lemot, Singkirkan

Bagaimana tanaman hias memperlambat WiFi?

Ilustrasi router WiFi.PIXABAY/tungart7 Ilustrasi router WiFi.
Peter menunjukkan bahwa gagasan tentang tanaman yang mempengaruhi kecepatan WiFi telah lama dipertimbangkan di kalangan teknologi. 

Namun, para peneliti tidak menyangka akan melihat perbedaan sebesar itu setelah memindahkan router WiFi dari tanaman. Lantas, mengapa demikian?

"WiFi pada dasarnya adalah gelombang radio. Ketika gelombang radio ini terhalang penghalang besar, seperti tanaman dalam pot berisi tanah padat, gelombang tersebut berisiko terhalang," ucap Peter.

Ini berarti tanaman hias dapat melemahkan sinyal jika diletakkan di antara router dan perangkat yang kamu gunakan untuk mengakses internet. 

Baca juga: Mengapa TV Tidak Boleh Berdekatan dengan Router WiFi? 

Di mana sebaiknya meletakkan tanaman hias? 

Ilustrasi tanaman hias.Unsplash/huyphan2602 Ilustrasi tanaman hias.
Tanah lembap dan dedaunan tanaman hias yang lebat dapat menyerap serta membelokkan sinyal WiFi. Inilah mengapa tanaman hias dapat mengganggu kecepatan WiFi. 

Namun, alih-alih membuang tanaman cantik, kamu perlu memikirkan lebih matang lokasi  meletakkannya.

“Rintangan fisik, seperti dinding, pintu, dan furnitur dapat melemahkan sinyal radio. Bahkan benda, seperti akuarium dapat melemahkan sinyal, dan logika yang sama juga berlaku untuk tanaman dan pot terbesar,” jelas Tom Heywood, pakar broadband di Community Fibre.

Maka itu, sebaiknya menempatkan router WiFi di posisi sentral dan tinggi dengan sesedikit mungkin rintangan di sekitarnya. Usahakan memposisikannya agar sinyal tidak terhalang  benda fisik besar atau dinding tebal. 

“Jika menyukai tanaman hias, jangan khawatir, kamu masih bisa menikmatinya di seluruh rumah. Usahakan tidak mengumpulkan tanaman-tanaman tersebut di sekitar router WiFi karena dapat mempengaruhi konektivitas," saran Tom. 

Namun, Peter mengatakan sekelompok tanaman pot kecil di sekitar router WiFi atau tepat di jalur yang kamu inginkan untuk menghubungkan WiFi dari router ke perangkat dapat menyebabkan masalah.

Jadi, jika mengalami masalah konektivitas, sebaiknya jaga area di sekitar router WiFi tetap bersih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau