Penulis
KOMPAS.com - Noda air dapat muncul di plafon dan membuat rumah terlihat kotor serta tidak terawat. Biasanya, noda air ini berwarna kuning atau kecoklatan.
Sayangnya, banyak pemilik rumah yang mengabaikan noda air ini. Padahal, noda air di plafon tidak boleh diabaikan meski telah mengering.
Baca juga: 7 Warna yang Harus Dihindari saat Mengecat Plafon
Noda ini bisa mengindikasikan masalah lebih besar, seperti pipa ledeng yang rusak atau atap yang aus. Lebih buruk lagi, noda air dapat memicu pertumbuhan jamur hanya dalam 24 jam, belum lagi menyebabkan plafon rusak jika tidak ditangani.
Sebelum mengatasi masalah ini, penting mengetahui penyebabnya. Disadur dari The Spruce, Jumat (24/10/2025), berikut sejumlah penyebab noda air di plafon dan cara memperbaikinya.
Ilustrasi noda air di plafon.Bisa juga karena badai baru saja melanda daerah kamu, yang menyebabkan beberapa sirap terlepas.
Kemungkinan besar air hujan dan salju yang mencair telah merembes melalui celah-celah yang jarang terlihat ini dan meninggalkan bercak coklat pada plafon.
Kebocoran tidak selalu terletak tepat di atas noda. Air dapat mengalir cukup jauh sebelum terakumulasi di titik terendah dan meresap ke permukaan di bawahnya.
Baca juga: 5 Ide Plafon Kayu yang Membuat Rumah Lebih Nyaman
Selanjutnya, penyebab noda air di plafon adalah pipa bocor. Beberapa rumah memiliki saluran pipa yang menembus plafon, terutama untuk meminimalkan kerusakan saat terjadi bencana pipa.
Seperti halnya pipa di dinding dan lantai, kebocoran dapat terjadi jika pipa membeku atau sambungannya longgar. Hanya saja kali ini, plafon mengalami kerusakan akibat air.
Dalam kasus lain, kamar mandi atau kloset di lantai atas yang menjadi penyebabnya. Periksa perlengkapan kamar mandi untuk kebocoran di dasar kloset atau di sekitar shower.
Air yang menggenang di lantai atas pada akhirnya akan mengalir ke lantai bawah jika sumbernya tidak segera diatasi.
Baca juga: 4 Keuntungan Mengecat Plafon dan Dinding dengan Warna Cat yang Sama
Jika memiliki unit HVAC di loteng, periksa untuk memastikan semuanya berfungsi baik. Terkadang, titik basah di plafon dapat disebabkan hal kecil, seperti panci tetes AC yang retak.
Akibatnya, air akan menetes keluar dari unit dan akhirnya merembes melalui lantai ke papan plafon. Hal yang sama berlaku untuk saluran pembuangan yang tersumbat, yang menyebabkan air meluap dari panci.
Ilustrasi noda air pada plafon.