Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[TREN 2026] 6 Warna Cat Ruang Tamu yang Akan Populer

Kompas.com, 23 Desember 2025, 20:30 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Ruang tamu bukan sekadar area menerima tamu. Dalam beberapa tahun terakhir, ruangan ini berkembang menjadi pusat aktivitas rumah, mulai dari bersantai, bekerja, hingga berkumpul bersama keluarga. 

Tak heran jika tren warna cat ruang tamu 2026 bergerak ke arah palet yang lebih hangat dan berkarakter.

Para desainer interior menilai, warna-warna netral dingin seperti abu-abu pucat dan krem polos perlahan ditinggalkan. Sebagai gantinya, nuansa yang lebih membumi, emosional, dan memberi rasa nyaman mulai mendominasi dinding ruang tamu.

Warna cat ruang tamu yang akan populer

Dilansir dari The Spruce, berikut enam tren warna cat ruang tamu yang diprediksi akan populer sepanjang tahun 2026.

Baca juga: 5 Barang yang Tidak Boleh Ada di Ruang Tamu Kecil

Hijau zaitun 

Hijau zaitun menjadi salah satu warna yang paling banyak dibicarakan untuk tahun 2026. Warna ini menghadirkan kesan alami, tenang, sekaligus dewasa, sehingga cocok untuk ruang tamu yang ingin terasa hangat tanpa kehilangan karakter.

Menurut desainer Mugdha Girish Uma, hijau zaitun merupakan kelanjutan dari tren hijau dan biru yang sudah muncul sebelumnya, namun dengan nuansa yang lebih dalam dan membumi. 

Warna ini bisa digunakan sebagai cat dinding utama, aksen dinding, atau dihadirkan lewat elemen dekorasi, seperti bantal sofa, selimut, hingga karya seni dinding.

Hijau zaitun juga fleksibel dipadukan dengan material kayu, tekstil alami, dan pencahayaan hangat.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menata Ruang Tamu Menurut Feng Shui

Mushroom tones 

Warna jamur atau mushroom tones diprediksi semakin diminati seiring menurunnya popularitas abu-abu dingin. Desainer interior Alice Moszczynski menyebut warna ini memiliki keserbagunaan yang sama seperti abu-abu, tetapi terasa lebih hidup.

Nuansa jamur menghadirkan kesan earthy dan dekat dengan alam, sehingga sangat cocok untuk ruang tamu yang ingin terasa tenang dan membumi. 

Warna ini juga mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior, mulai dari modern hingga klasik.

Jika kamu tidak ingin mengecat ulang, palet warna ini bisa dihadirkan melalui pelapis sofa bertekstur, tirai linen, atau karpet wol dengan tone taupe dan pasir.

Baca juga: Jangan Gunakan 5 Warna Cat Ini untuk Ruang Tamu, Bikin Sempit

Sand-washed beige

Masih dalam keluarga warna hangat, sand-washed beige menjadi pilihan netral baru yang diprediksi akan naik daun di tahun 2026. Berbeda dari krem atau putih dingin, warna ini memberikan kesan lembut, natural, dan elegan.

Desainer interior Lauren Saab menjelaskan bahwa sand-washed beige menciptakan nuansa menenangkan sekaligus arsitektural. 

Warna ini sangat cocok bagi pemilik rumah yang ingin meninggalkan tampilan minimalis terang yang sempat mendominasi beberapa tahun terakhir.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau