Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Gunakan 5 Warna Cat Ini untuk Ruang Tamu, Bikin Sempit

Kompas.com, 5 November 2025, 20:35 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Warna cat bukan hanya soal estetika, tetapi juga berperan menciptakan persepsi ruang yang berbeda. 

Warna-warna terang seperti putih, krem, atau pastel mampu memantulkan cahaya dan memberikan kesan lapang, sedangkan warna gelap atau bernuansa intens cenderung menyerap cahaya sehingga ruangan terasa lebih sempit. 

Oleh karena itu, memahami efek psikologis dari setiap warna sangat penting sebelum menentukan cat dinding ruang tamu

Dilansir dari Martha Stewart, berikut adalah beberapa warna cat yang sebaiknya tidak digunakan untuk ruang tamu.

Baca juga: Bolehkah Menempatkan Sofa Besar di Ruang Tamu Kecil?

Hijau zaitun 

Hijau zaitun sering dianggap sebagai warna yang elegan dan alami. Warna ini mampu menghadirkan nuansa menenangkan serta menambah kedalaman visual pada ruangan. 

Namun, jika digunakan dalam jumlah besar atau pada seluruh dinding, hijau zaitun bisa membuat ruangan terasa tertutup dan berat. 

Warna ini memiliki karakter yang menyerap cahaya, sehingga cocok untuk ruang besar yang ingin terasa lebih hangat. Tetapi, untuk ruang tamu berukuran kecil, penggunaan hijau zaitun sebaiknya dibatasi pada area tertentu saja, misalnya satu dinding aksen atau perabot utama seperti sofa dan rak. 

Jika ingin tampilan yang lebih lembut dan segar, kamu bisa menggantinya dengan warna hijau sage atau zaitun muda yang memiliki rona lebih terang.

Baca juga: Desainer Interior Ungkap 5 Trik Mudah Membuat Ruang Tamu Kecil Jadi Lebih Luas

Lavender

Lavender dikenal sebagai warna yang lembut dan menenangkan, sering dikaitkan dengan suasana relaks dan feminin. 

Namun, di ruang tamu dengan pencahayaan terbatas, warna ini dapat menciptakan efek bayangan yang membuat ruangan terasa lebih kecil dari sebenarnya. Lavender memiliki pigmen biru dan ungu yang jika terkena cahaya redup dapat tampak lebih gelap. 

Agar tampil harmonis, kombinasikan lavender dengan elemen dekorasi bernuansa netral seperti putih tulang, krem, atau abu muda. 

Penggunaan material lembut seperti karpet wol, kain beludru, dan tirai tipis juga membantu menciptakan tekstur yang menambah kesan nyaman, tanpa membuat ruangan terasa sumpek. 

Baca juga: 5 Warna Cat Ruang Tamu yang Hadirkan Ketenangan dan Energi Positif

Biru tua

Biru tua sering menjadi pilihan populer karena mampu menampilkan kesan elegan, maskulin, dan mewah. Warna ini ideal digunakan untuk memberikan karakter kuat pada ruang tamu. 

Namun, karena sifatnya yang menyerap cahaya, biru tua bisa membuat ruangan terasa lebih kecil, terutama jika digunakan pada seluruh dinding. 

Untuk ruang tamu dengan ukuran kecil, biru tua lebih baik diterapkan sebagai aksen, misalnya pada satu sisi dinding atau detail furnitur.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau