Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Barang di Rumah yang Sebaiknya Tidak Dicat Menurut Ahli, Kenapa?

Kompas.com, 5 November 2025, 13:15 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Mengecat menjadi cara bagus meningkatkan tampilan serta nuansa ruangan dengan anggaran minim. 

Selain dinding, ada beberapa benda dan permukaan di rumah yang juga dapat dicat serta mempercantik tampilannya, seperti lemari, meja, serta kursi. 

Baca juga: Ahli Ungkap Pentingnya Membersihkan Dinding Sebelum Mengecat Rumah 

Namun, penting juga mengetahui ada beberapa hal di rumah yang sebaiknya tidak dicat. Dengan mengetahui hal ini, dapat menghemat banyak waktu dan uang serta menghindari kamu dari masalah pada kemudian hari.

Nah, dikutip dari Martha Stewart, Rabu (5/11/2025), para ahli membagikan beberapa barang di rumah yang sebaiknya tidak dicat. 

Bak mandi

Mengganti bak mandi itu mahal, terutama jika hanya untuk tujuan estetika. Meski mungkin tergoda mengecatnya, hal itu merupakan kesalahan besar.

"Cat pada akhirnya akan mulai mengelupas karena air dan kamu akan mendapati diri berenang di antara partikel-partikel cat," kata Anaïs Chaumien, desainer interior dan pemilik Design by Anaïs. 

Baca juga: 6 Tanda Cat Sudah Kedaluwarsa, Bolehkah Digunakan?

Keran air 

Ilustrasi penghentian sementara air PAM Jaya.Unsplash/ulevik Ilustrasi penghentian sementara air PAM Jaya.
Selanjutnya, barang di rumah yang sebaiknya tidak dicat adalah keran air. Jika ingin mengubah tampilan kamar mandi atau dapur, mengecat keran bukan cara tepat.

"Karena keran air sering digunakan dan seberapa sering terkena air, disarankan tidak pernah mengecatnya," ucap Gary McCoy, Manajer toko di Lowe's.

Cat tidak hanya akan cepat terkelupas, tetapi dengan keran dapur, partikel cat dapat masuk ke air dan piring, yang dapat menimbulkan bahaya keselamatan sekaligus masalah kosmetik.

Ubin dan backsplash ubin

Meski beberapa cat cocok untuk ubin, banyak yang tidak. Karena itu, Chaumien dan McCoy memperingatkan tidak mengecat ubin atau backsplash ubin.

"Karena tidak terbuat dari bahan perekat cat, backsplash ubin merupakan bahan yang sulit dicat," ujar McCoy.

Paparan panas dan air akan menyebabkan cat cepat terkelupas jika tidak dirancang untuk mengecat ubin. 

Baca juga: Ketahui, Ini Umur Simpan Cat Berdasarkan Jenisnya 

Peralatan listrik

Ilustrasi TV.Unsplash/thommilkovic Ilustrasi TV.
Peralatan listrik juga menjadi barang di rumah yang sebaiknya tidak dicat. Jika menginginkan peralatan dapur yang menarik dan berwarna-warni, serahkan saja pada produsennya.

McCoy menyarankan tidak mengecat peralatan rumah tangga karena biasanya tidak terbuat dari bahan perekat cat, yang berarti cat tidak akan menempel pada permukaan.

Lantai kayu keras

Salah satu cara tercepat merusak lantai kayu keras secara permanen adalah mengecatnya. "Jika kamu cukup beruntung memiliki lantai kayu keras, pastikan menonjolkannya," kata Chaumien.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau