Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Cara Membersihkan Seprai untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Kompas.com, 12 Januari 2026, 20:40 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seprai dan sarung bantal yang bersih dapat menambah kenyamanan bersantai sekaligus meningkatkan kualitas tidur.

Karena itu, penting untuk mengganti seprai tidur minimal seminggu sekali agar sel kulit mati, rambut, dan kotoran menumpuk di tempat tidur.

Namun, membersihkan seprai menggunakan mesin cuci saja tidak cukup. Ada banyak hal lain yang perlu dilakukan untuk menjaga seprai tetap segar dan lembut.

Baca juga: 7 Kesalahan Menata Kamar Tidur yang Bikin Tidak Nyaman

Di sisi lain, terlalu sering mencuci seprai dapat membuat barang tersebut cepat aus dan merusak kualitas kain, yang pada akhirnya membuat seprai harus diganti dengan yang baru.

Untuk menghindari hal tersebut, merangkum dari House Digest, Senin (12/1/2026), berikut adalah sejumlah hal yang harus dilakukan saat mencuci seprai agar tetap segar, lembut dan awet.

Kibaskan seprai sebelum dicuci 

Hal pertama yang harus dilakukan saat ingin mencuci seprai adalah memastikan seprai yang dimasukkan ke dalam mesin cuci sudah benar dan tepat. 

Pastikan untuk memasukkan setiap lembar seprai secara terpisah dan kibaskan terlebih dahulu sebelum dimasukan untuk mencegah kusut saat pencucian. 

Ukurannya yang besar membuat seprai dapat saling kusut dan terbelit selama pencucian, hal ini juga membuat proses pembersian tidak merata. 

Jangan masukkan muatan terlalu banyak 

Meskipun tampak lebih praktis dan efisien, mencuci selimut dan seprai dalam satu kali cucian  sebaiknya hindari melakukan hal tersebut.

Lebih baik, sisakan sedikit ruang di mesin cuci dan pengering karena terlalu banyak muatan dapat mengurangi tingkat kebersihan akibat deterjen yang tidak punya cukup ruang untuk bergerak menghilangkan kotoran, noda, dan partikel lain. 

Memasukan mesin pengering dengan terlalu banyak seprai juga dapat mencegah seprai kering sepenuhnya.

Ikuti petunjuk perawatan

Siklus pencucian biasa pada mesin cuci, sudah cukup untuk membersihkan seprai katun atau campuran katun, sayangnya, terkadang hal tersebut justru dapat merusak seprai, terutama dati bahan yang rewel seperti sutra dan satin. 

Selain mesin cuci, perhatikan petunjuk pengeringan seprai, beberapa jenis kain dapat dikeringkan dengan siklus pengeringan bertenaga panas, sementara bahan lain hanya boleh dikeringkan tanpa panas atau dijemur. 

Untuk itu, perhatikan dan baca setiap petunjuk yang tercantum pada label seprai untuk memperpanjang masa pakai.

Gunakan tas jaring pemisah

Untuk set seprai yang lebih halus seperti sutra atau satin, lebih baik untuk menggunakan kantong cuci jaring dalam rutinitas mencuci.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau