Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kloset Tiba-tiba Meluap? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kompas.com, 27 Januari 2026, 19:18 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Kloset yang tiba-tiba meluap tentu membuat panik, apalagi jika air kotor mulai menggenangi lantai kamar mandi.

Masalah ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena dapat menimbulkan bau tidak sedap, merusak lantai, serta memicu pertumbuhan jamur.

Secara umum, kloset meluap dapat disebabkan oleh empat faktor utama, yakni saluran pembuangan tersumbat, ventilasi pipa yang terhalang, saluran pembuangan utama rumah bermasalah, atau gangguan pada septic tank.

Dilansir dari The Spruce, berikut ini penjelasan lengkap penyebab kloset meluap dan langkah yang bisa dilakukan.

Baca juga: 3 Cara Ular Masuk ke Kloset dan Cara Mencegahnya

Langkah darurat saat kloset meluap

Saat kloset mulai meluap, tindakan cepat perlu dilakukan untuk mencegah air semakin banyak keluar.

Pertama, matikan pasokan air ke kloset. Buka tutup tangki dan tekan katup karet (flapper) agar air tidak terus mengalir ke mangkuk kloset. Jika perlu, tutup keran suplai air yang terhubung ke kloset.

Kedua, segera bersihkan air yang menggenang di lantai menggunakan kain atau handuk bekas.

Pastikan area sekitar kloset benar-benar kering agar tidak menimbulkan jamur dan bau lembap.

Ketiga, kurangi air di dalam mangkuk kloset dengan ember kecil agar tidak meluap saat dilakukan penyedotan.

Baca juga: Bahan Alami untuk Membersihkan Tangki Kloset agar Bebas Bau

Selanjutnya, gunakan plunger dengan posisi rapat pada lubang pembuangan. Dorong dan tarik selama sekitar 15-20 detik untuk membantu melonggarkan sumbatan.

Setelah itu, nyalakan kembali air dan coba siram kloset Jika air mengalir normal, berarti masalah telah teratasi.

Namun, jika masih tersumbat, gunakan kawat pembersih saluran atau hubungi tukang ledeng profesional.

Penyebab kloset meluap

Berikut adalah beberapa penyebab kloset meluap yang perlu diperhatikan:

Baca juga: Cara Menghilangkan Noda Cincin di Kloset, Cepat dan Ampuh

Saluran pembuangan tersumbat

Penyebab paling umum toilet meluap adalah sumbatan pada saluran pembuangan. Biasanya terjadi karena penggunaan tisu toilet berlebihan.

Selain itu, sumbatan juga dapat disebabkan oleh benda yang seharusnya tidak dibuang ke kloset, seperti tisu basah, pembalut wanita, kapas, atau tisu dapur.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau