KOMPAS.com - Sebagian besar orang, baik sengaja maupun tidak, menempatkan furnitur utama, seperti sofa, kursi atau meja, di sudut ruangan hingga menempel ke dinding.
Cara ini kerap dianggap dapat membuat ruangan terasa lebih luas. Sayangnya, dalam prinsip desain interior, menempelkan furnitur ke dinding justru dapat mengganggu visualisasi sekaligus fungsionalitas ruangan.
Baca juga: 3 Material Furnitur yang Tahan Lama dan Berkulitas, Jangan Salah Pilih
Dikutip dari Good Housekeeping, Jumat (30/1/2026), berikut sejumlah alasan tidak boleh meletakkan furnitur menempel ke dinding di dalam ruangan.
Ilustrasi ruang keluarga kecil.Sebaliknya, memberi jarak antara dinding dan furnitur duduk dapat mendorong percakapan lebih baik serta menciptakan suasana intim, tapi tetap kondusif.
“Menciptakan ruang antara furnitur dan dinding mendorong aliran yang lebih baik dan tata ruang lebih fungsional," kata Steph Schlegelmilch, pendiri dan Direktur kreatif Studio Seva.
"Selama ada ruang gerak cukup, hal itu memungkinkan ruangan untuk bernapas dan terasa lebih terbuka sekaligus menciptakan suasana intim dan kondusif untuk percakapan,” imbuh Schlegelmilch.
Baca juga: 5 Cara Memperbarui Tampilan Rumah Tanpa Harus Membeli Furnitur Baru
Selanjutnya, alasan tidak boleh meletakkan furnitur menempel ke dinding adalah mempersulit gerak di sekitar ruangan.
Tidak semua furnitur mendapatkan manfaat dan kemudahan jika diletakkan menempel ke dinding. Coba pertimbangkan meja makan di ruang makan.
Meski berfungsi baik di ruangan lebih kecil, akan jauh lebih baik untuk menyediakan ruangan di sekitar meja.
Victoria Armour, desainer dari Stil James, menyebut ruang makan yang digunakan setiap hari lebih baik di letakkan sedikit menjauh dari dinding agar anggota keluarga dapat bergerak nyaman di sekitar meja.
Jika sebuah ruangan sudah cukup sempit untuk menempatkan furnitur, pada akhirnya kamu akan menempatkan sofa atau televisi menempel dengan dinding.
Hal ini sangat wajar, tapi dapat membuat ruangan sulit bernapas serta semakin sempit, sesak, dan mengganggu keseimbangan.
Padahal, kunci mengatasi masalah ini adalah menyeimbangkan furnitur di ruangan. Cobalah menggunakan furnitur yang ukurannya lebih kecil atau menggunakan elemen lain dan letakkan kursi aksen di tengah ruangan agar semuanya tidak menempel rapat ke dinding.
Baca juga: 5 Tren Furnitur yang Mulai Ditinggalkan pada 2026 Menurut Ahli
Ilustrasi ruang keluarga.