Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menyimpan Bayam di Freezer, Jadi Tidak Cepat Layu

Kompas.com, 4 Maret 2026, 17:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Bayam merupakan sayuran segar yang cepat layu dan membusuk. Nah, untuk mengatasinya, ada solusi praktis agar bayam bisa disimpan lebih lama, yakni dengan membekukannya di freezer.

Baik bayam segar yang dibekukan sendiri maupun bayam beku kemasan, keduanya dapat menjadi stok sayuran sehat yang siap digunakan kapan saja.

Dilansir dari Martha Stewart, berikut ini penjelasan lengkap tentang cara menyimpan bayam di freezer.

Cara membekukan bayam segar

Ilustrasi bayam. sayur bayam Freepik/Racool Studio Ilustrasi bayam. sayur bayam

Jika membeli bayam segar dalam jumlah banyak, kamu bisa membekukannya agar lebih awet. Namun, bayam sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dibekukan.

Baca juga: 7 Tips Menanam Bayam di Pot agar Bisa Dipanen

Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan blanching, yaitu merebus bayam dalam air mendidih selama sekitar tiga menit, lalu meniriskannya dan segera merendamnya dalam air es.

Cara lainnya, bayam bisa ditumis sebentar dengan sedikit minyak dan bumbu sesuai selera.

Setelah matang, dinginkan bayam lalu simpan dalam wadah kedap udara atau kantong plastik khusus freezer. Jangan lupa beri label tanggal penyimpanan agar mudah memantau kualitasnya.

Bayam beku buatan sendiri umumnya dapat bertahan selama tiga bulan di dalam freezer. Sementara itu, bayam beku kemasan sebaiknya digunakan sesuai tanggal kedaluwarsa yang tertera.

Baca juga: 10 Cara Menanam Bayam di Dalam Ruangan agar Tumbuh Subur Setiap Musim

Cara mencairkan bayam beku

Untuk mencairkan bayam beku, letakkan di atas piring atau wadah agar air hasil pencairan tidak mengotori area dapur. Jika membutuhkan lebih cepat, bayam bisa dicairkan di bawah aliran air dingin.

Apabila hanya memerlukan sebagian dari satu kemasan besar, sebaiknya ambil secukupnya lalu simpan kembali sisanya dalam kondisi beku. Cara ini mencegah bayam mencair seluruhnya dan kualitasnya tetap terjaga.

Menyimpan bayam beku dalam posisi rata di dalam kantong yang bisa ditutup kembali juga dapat menghemat ruang freezer dan memudahkan pengambilan sesuai kebutuhan.

Tips mengolah bayam beku

Bayam beku yang sudah dicairkan bisa digunakan untuk berbagai jenis masakan. Setelah mencair, peras terlebih dahulu untuk mengurangi kelebihan air.

Baca juga: 10 Tanaman Pendamping yang Dapat Menyuburkan Bayam

Bayam ini bisa ditambahkan ke dalam adonan perkedel atau bakwan, smoothies, sup, semur, atau tumisan kacang-kacangan.

Bayam beku juga bisa langsung dimasak tanpa dicairkan terlebih dahulu, terutama untuk masakan berkuah seperti sup.

Akan tetapi, cara ini berpotensi membuat masakan mengandung lebih banyak air dan tingkat kematangan menjadi kurang merata.

Jika bayam beku digunakan langsung dalam masakan, kelebihan air bisa diatasi dengan menambahkan bahan lain atau dengan memasak lebih lama sehingga cairan menyusut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau