Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 5 Maret 2026, 10:53 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Anggrek memiliki bunga yang cantik dengan beragam warna menarik, dari ungu, putih, hingga pink

Tanaman anggrek umumnya berbunga satu sampai dua kali dalam setahun meski tergantung pada jenisnya. 

Baca juga: Bukan Mawar, Ini 6 Jenis Anggrek yang Cocok Jadi Hadiah Valentine 2026 

Bunga anggrek dapat mekar dan bertahan hingga berbulan-bulan sehingga dibutuhkan perawatan tepat agar tanaman dapat kembali berbunga dengan baik.

Dengan kebutuhan perawaran yang terpenuhi, seperti cahaya, suhu, penyiraman, dan perawatan setelah berbunga, sebagian besar anggrek, khususnya Phalaenopsis (anggrek bulan), akan dengan senang hati berbunga kembali.

Namun, tidak sedikit anggrek yang gagal berbunga kembali akibat kesalahan perawatan yang sebenarnya mudah diperbaiki.

Nah, dikutip dari Homes and Gardens, Kamis (5/3/2026), berikut sejumlah cara mendorong tanaman anggrek cepat berbunga. 

Tunggu hingga semua bunga layu gugur

Kunci anggrek cepat berbunga kembali adalah perawatan yang tepat sejak bunga terakhir layu. Jika ditanam di dalam ruangan, anggrek sering kali dapat berbunga berulang kali meski di alam lia hanya berbunga sekali setahun.

Setelah bunga terakhir berguguran, biasanya yang tersisa adalah tangkai bunga. Tangkai inilah tempat bunga-bunga baru akan muncul kembali setelah periode dormansi singkat.

Tenielle Jordison, ahli anggrek sekaligus Editor Konten Taman di Homes & Gardens, mengatakan untuk membiarkan tangkai bunga yang sehat tetap di tempatnya daripada langsung memotongnya, terkadang tangkai tersebut dapat menghasilkan bunga sekunder. 

Baca juga: Jangan Percaya, Ini 3 Mitos Perawatan Tanaman Anggrek

"Perhatikan tanda-tanda alami bahwa anggrek siap berbunga kembali, seperti daunnya tetap kencang dan hijau serta tangkai bunga mulai menunjukkan tunas atau ruas baru yang kecil," kata Jordison.

Selain itu, waktu pembungaan dapat dipengaruhi cuaca hangat merupakan periode optimal untuk mendorong munculnya tangkai bunga baru berkat cahaya dan suhu malam yang sedikit lebih dingin di dalam ruangan. 

Pangkas tunas hijau hingga ke ruas pertama 

Selanjutnya, cara mendorong tanaman anggrek cepat berbunga adalah memangkas tunas hijau.

Periode  tepat untuk memangkas tangkai bunga anggrek adalah saat menggugurkan kelopak yang tersisa, tapi hindari memotongnya terlalu rendah.

Untuk mendapatkan tangkai bunga hijau, pangkas tepat di atas ruas pertama yang terlihat (sambungan kecil di sepanjang batang) untuk membantu merangsang pertumbuhan dan mendorong munculnya bunga baru dari tangkai tersebut.

Jika tangkai bunga sudah berubah warna menjadi coklat dan tampak tipis, seperti kertas, segera pangkas anggrek hingga ke pangkalnya. 

Baca juga: Lakukan 4 Hal Ini agar Anggrek Selalu Subur dan Rajin Berbunga 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau