Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bikin Rusak, Hindari Gunakan 7 Hal Ini Saat Membersihkan Rumah

Kompas.com, 6 Maret 2026, 22:19 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Saat terjadi kekacauan, sebagian besar dari kita mengambil pembersih apa pun yang ada di jangkauan.

Namun, inilah masalahnya—tidak setiap produk yang kamu andalkan sebenarnya aman atau efektif. Bahkan, beberapa pembersih rumah tangga yang tersembunyi di bawah wastafel bisa lebih berbahaya daripada bermanfaat. 

Baca juga: 5 Kesalahan Membersihkan Rumah yang Membahayakan Hewan Peliharaan

Untuk membantu kamu membedakan yang bermanfaat dari berbahaya, para ahli kebersihan membagikan sejumlah bahan pembersih yang sebaiknya tidak dgunakan saat membersihkan rumah seperti dikutip dari The Spruce, Jumat (6/7/2026). 

Tisu disinfektan

Ilustrasi membersihkan rumah, mengepel lantai.SHUTTERSTOCK/PBXSTUDIO Ilustrasi membersihkan rumah, mengepel lantai.
Tisu disinfektan mungkin terasa seperti alat ajaib dalam kemasan—tetapi terlepas dari kenyamanannya, tisu ini jauh dari solusi serbaguna.

“Tisu ini hebat dalam satu hal, yakni membunuh kuman. Tetapi tisu ini tidak dirancang untuk menangani setiap kekacauan," ucap Allison Nelson adalah pendiri Allison's Cleanin. 

Mencoba mengatasi penumpukan minyak atau noda misterius dengan lap cepat mungkin tampak efisien, tetapi sebenarnya dapat lebih banyak menimbulkan kerusakan daripada manfaat.

"Sebagai permulaan, hindari penggunaan tisu disinfektan pada dinding yang dicat," saran Nelson.

Hal ini karena tisu disinfektan cenderung meninggalkan goresan yang menjadi sangat jelas begitu terkena cahaya. 

Baca juga: 7 Manfaat Pasta Gigi untuk Membersihkan Rumah

Pelapis furnitur juga sebaiknya dihindari. Tisu ini dapat meninggalkan kelembapan berlebih, yang dapat berubah menjadi noda membandel atau lebih buruk lagi menimbulkan jamur.

Untuk permukaan yang bersentuhan dengan makanan, pastikan membilasnya setelah digunakan. 

Handuk kertas

Selanjutnya, bahan pembersih yang sebaiknya tidak dgunakan saat membersihkan rumah adalah handuk kertas.

Nelson mengatakan handuk kertas tidak bermanfaat bagi permukaan karena meninggalkan serat yang dapat menggores lapisan cat yang halus dan cenderung meninggalkan goresan.

Singkatnya, kamu akan menggosok dua kali lebih keras untuk mendapatkan kilau setengahnya.

Sebagai gantinya, pilih handuk mikrofiber. Handuk ini akan menjebak debu dan kotoran tanpa menggores, membuat permukaan kaca berkilau hanya dengan sekali usap.

Minyak esensial murni

Minyak esensial cantik, trendi, dan alami, tetapi tidak selalu cocok untuk membersihkan kotoran membandel.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau