Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mau Tidur Nyaman? Cek Dulu 5 Area Tersembunyi Sarang Kutu Kasur

Kompas.com, 24 Maret 2026, 23:56 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tidur nyaman bisa terganggu oleh kutu kasur yang bersembunyi diam-diam di tempat yang tidak terduga. 

Tanpa disadari, kutu kasur bisa ikut “menumpang” saat bepergian dan bersembunyi di sudut-sudut yang jarang diperiksa.

Serangga kecil ini tidak hanya bersembunyi di kasur, tetapi juga di berbagai sudut tersembunyi misalnya sofa atau kursi. 

Baca juga: Cara Membersihkan Kasur dari Debu dan Bau Tidak Sedap

Untuk memastikan perjalanan liburan terbebas dari kutu kasur, dua pakar pembasmi serangga yakni Allan Bossel dan Scott Schrader, pendiri Cottage Care, perusahaan jasa kebersihan rumah yang berbasis di Colorado, membagikan sejumlah hal yang perlu dilakukan untuk menghindari serangan kutu kasur sebelum terlambat.

Periksa tempat tidur

Dilansir dari laman Better Homes and Gardens, Selasa (24/3/2026), sebelum membuka barang-barang di koper, sebaiknya periksa ruangan terlebih dahulu. Letakkan koper di tempat yang lebih tinggi, jauh dari tempat tidur dan karpet. 

Jika tidak memungkinkan, cari permukaan yang keras seperti ubin, meja, atau bak mandi karena kutu kasur tidak menyukai area tersebut. Bossel menyarankan untuk memulai pemeriksaan dengan memeriksa tempat tidur. 

“Saat sampai di penginapan, periksa sudut-sudut tempat tidur terlebih dahulu, termasuk jahitan sandaran kepala, di bawah label kasur, dan jahitan di sepanjang tepinya,” ucap Bossel. 

Bossel menyarankan untuk menggunakan senter ponsel dan kartu  debit untuk menggores permukaannya.

Baca juga: Catat, Ini Usia Pemakaian Perlengkapan Tidur, dari Bantal hingga Kasur

Carilah bintik-bintik hitam seperti lada, kulit yang terkelupas, atau kumpulan telur transparan yang menempel pada jahitan.

“Jika kasur terlihat bersih, angkat dan periksa bilah pegas kasur. Kutu kasur suka menyelinap ke dalam kayu yang kasar, jadi masukkan kartu debit di celah-celahnya," kata Bossel.

Periksa semua pelapis

Setelah tempat tidur diperiksa, segera periksa furnitur berlapis kain seperti sofa dan kursi. Area tersebut seringkali menjadi tempat persembunyian kutu kasur yang terabaikan. Singkirkan bantal dan periksa jahitan dengan cermat. 

“Cari bintik-bintik gelap atau noda kotor, telur kecil, kulit yang terkelupas, atau kutu hidup di mana saja,” kata Schrader.

Perhatikan baik-baik area berbulu dan pinggiran kasur, karena area tersebut merupakan tempat persembunyian ideal bagi kutu kasur.

Cari perlengkapan dinding

Barang-barang yang dipasang langsung di dinding dekat tempat tidur juga merupakan tempat yang ideal bagi kutu kasur. Setiap barang yang jarang dibersihkan dan terabaikan dapat menjadi tempat persembunyian.

“Periksa semua sambungan atau pengencang, terutama jika sandaran kepala terbuat dari kayu atau dilapisi kain. Senter dan alat tipis, seperti kartu atau kuku jari, dapat membantu mengeluarkan hama yang tersembunyi,” kata Bossel.

Baca juga: 8 Tanda Kasur Rusak dan Harus Segera Diganti

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau