Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ternyata Posisi Sofa Bisa Mengubah Suasana Rumah, Ini Penjelasannya

Kompas.com, 24 Maret 2026, 11:16 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Menata ruang tamu tidak hanya soal memilih sofa terbaik, tetapi juga bagaimana menempatkannya. Banyak orang masih terbiasa menaruh sofa menempel ke dinding, padahal posisi ini ternyata bisa memengaruhi suasana ruangan secara keseluruhan.

Dikutip dari Ideal Home, berbagai ahli interior sering memberikan satu saran yang sama, cobalah memindahkan sofa menjauh dari dinding, bahkan untuk ruang berukuran kecil.

Penataan ini dinilai mampu membuat ruang tamu terasa lebih hidup sekaligus terencana dengan baik.

Cara Menata Sofa di Ruang Tamu

Menempatkan sofa sedikit menjauh dari dinding dapat memberikan ilusi ruang yang lebih luas. Hal ini karena adanya jarak di belakang sofa menciptakan kesan kedalaman visual, sehingga ruangan tidak terlihat datar.

Pendiri See Your Place, Jo Lane, menjelaskan bahwa cara menata sofa di ruang tamu ini justru membuat suasana ruang tamu terasa lebih nyaman dan ramah.

Baca juga: Ini Trik Penempatan Sofa di Ruang Tamu Agar Tampak Lebih Luas

Menurut dia, pengaturan sofa yang tidak menempel dinding dapat mendekatkan posisi duduk antar penghuni, sehingga menciptakan suasana yang lebih intim. Selain itu, ruang di belakang sofa membuat batas ruangan seolah-olah lebih luas dari ukuran sebenarnya.

Memindahkan sofa dari dinding juga membantu memperlancar sirkulasi area dalam ruangan. Sehingga menurut banyak para pakar desain interior, posisi sofa nempel tembok kurang disarankan.

Dengan posisi ini, alur pergerakan atau sirkulasi di dalam ruang menjadi lebih lancar. Selain itu, pemilik rumah juga memiliki lebih banyak opsi dekorasi, seperti menambahkan meja kecil, lampu, atau karya seni di belakang sofa.

Penataan tersebut membuat ruang tamu terasa lebih dinamis dan tidak monoton.

Seberapa Jauh Sofa Harus Dipindahkan?

Tidak ada aturan pasti mengenai jarak ideal sofa dari dinding. Hal ini sangat bergantung pada ukuran dan bentuk ruang tamu.

Baca juga: Ternyata Sofa Nempel Tembok Tidak Disarankan, Ini Alasannya

Desainer Noor Charchafchi dari Celine Interior Design menyebutkan bahwa pada ruang kecil, memindahkan sofa beberapa inci saja sudah bisa memberikan perubahan signifikan.

Sementara pada ruang yang lebih besar, sofa bahkan bisa ditempatkan lebih ke tengah untuk membentuk zona tertentu.

Bilal Rehman juga menyarankan jarak sekitar 6 hingga 12 inci dari dinding jika memungkinkan. Jarak kecil ini dinilai cukup untuk "memberi napas" pada furnitur sekaligus melembutkan tampilan tepi ruangan.

Pada ruang yang luas, sofa bahkan bisa diletakkan sepenuhnya menjauh dari dinding untuk menciptakan area percakapan yang lebih fokus atau mengarahkan pandangan ke titik utama seperti jendela, perapian, atau elemen desain lainnya.

Tidak Selalu Cocok untuk Semua Ruangan

Meski demikian, aturan menata sofa di ruang tamu maupun ruang keluarga ini tidak selalu bisa diterapkan di semua kondisi.

Pada ruang yang sangat sempit, memindahkan sofa dari dinding justru bisa mengganggu jalur berjalan dan membuat ruangan terasa sesak.

Dalam situasi seperti ini, menempatkan sofa lebih dekat ke dinding bisa menjadi pilihan yang lebih bijak.

Selain itu, jenis sofa juga berpengaruh. Sofa sudut yang bentuk belakanganya segi tiga, misalnya, lebih cocok ditempatkan menempel ke dinding karena bentuknya yang memanfaatkan sudut ruangan.

Baca juga: 7 Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap dari Sofa

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau