Penulis
KOMPAS.com - Pebalap Italia, Marco Bezzecchi, menjadi pemenang MotoGP Amerika 2026 dan kembali memimpin klasemen sementara musim ini. Ia juga berhasil menyamakan dirinya di jajaran para legenda dengan hasil tersebut.
Balapan MotoGP Amerika yang digelar di Circuit of the Americas, Austin, pada Senin (30/3/2026) itu menempatkan Bezzecchi di posisi terdepan, mengungguli dua pebalap Spanyol, Jorge Martín dan Pedro Acosta.
Kemenangan ini memperpanjang dominasi Bezzecchi menjadi lima kemenangan beruntun, sebuah pencapaian langka dalam era MotoGP yang sebelumnya hanya diraih Valentino Rossi dan Marc Márquez.
Rider Aprilia, Bezzecchi, melanjutkan performa impresifnya sejak akhir musim 2025.
Ia memenangi dua seri penutup musim lalu sebelum mendominasi tiga balapan awal 2026, yakni di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat.
Baca juga: Marc Marquez Akui Kesalahan di Sprint Race MotoGP Amerika
Pebalap asal Romagna tersebut juga mencatat sejarah sebagai yang pertama sejak 1992 yang mampu memimpin balapan dari start hingga finis dalam lima Grand Prix berturut-turut.
Secara keseluruhan, kemenangan di Austin menjadi yang kesembilan bagi Bezzecchi di kelas utama MotoGP.
“Penting bagi saya untuk menebus kesalahan hari Sabtu, dan tim memberikan dukungan penuh,” ujar Bezzecchi di Sky MotoGP.
Ia juga menegaskan bahwa persaingan gelar masih panjang, mengingat musim 2026 masih menyisakan 19 seri balapan.
Sementara itu, Marc Márquez harus puas finis di posisi kelima setelah menjalani long lap penalty akibat insiden pada Sprint Race bersama Fabio Di Giannantonio.
“Hari ini kami membayar kesalahan kemarin. Dengan long lap di awal, posisi jadi sulit karena terjebak di tengah rombongan,” kata Marquez.
Baca juga: Jorge Martin Jatuh saat Selebrasi Kecepatan Tinggi di MotoGP Amerika
Ia mengakui mengalami kesulitan pada lap-lap awal sebelum akhirnya menemukan ritme balap setelah kondisi ban mulai menurun.
Meski demikian, Marquez menilai Bezzecchi sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini.
“Masih banyak balapan tersisa, tetapi ada satu pebalap yang tampil luar biasa, yaitu Bezzecchi. Dia favorit untuk gelar. Kami harus bekerja lebih keras untuk mendekat,” ujar dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang