Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekor Fantastis Bezzecchi Usai MotoGP Amerika, Samai Marquez dan Rossi

Kompas.com, 30 Maret 2026, 11:22 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - Pebalap Italia, Marco Bezzecchi, menjadi pemenang MotoGP Amerika 2026 dan kembali memimpin klasemen sementara musim ini. Ia juga berhasil menyamakan dirinya di jajaran para legenda dengan hasil tersebut.

Balapan MotoGP Amerika yang digelar di Circuit of the Americas, Austin, pada Senin (30/3/2026) itu menempatkan Bezzecchi di posisi terdepan, mengungguli dua pebalap Spanyol, Jorge Martín dan Pedro Acosta.

Kemenangan ini memperpanjang dominasi Bezzecchi menjadi lima kemenangan beruntun, sebuah pencapaian langka dalam era MotoGP yang sebelumnya hanya diraih Valentino Rossi dan Marc Márquez.

Rider Aprilia, Bezzecchi, melanjutkan performa impresifnya sejak akhir musim 2025.

Ia memenangi dua seri penutup musim lalu sebelum mendominasi tiga balapan awal 2026, yakni di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat.

Baca juga: Marc Marquez Akui Kesalahan di Sprint Race MotoGP Amerika

Pebalap asal Romagna tersebut juga mencatat sejarah sebagai yang pertama sejak 1992 yang mampu memimpin balapan dari start hingga finis dalam lima Grand Prix berturut-turut.

Secara keseluruhan, kemenangan di Austin menjadi yang kesembilan bagi Bezzecchi di kelas utama MotoGP.

“Penting bagi saya untuk menebus kesalahan hari Sabtu, dan tim memberikan dukungan penuh,” ujar Bezzecchi di Sky MotoGP.

Ia juga menegaskan bahwa persaingan gelar masih panjang, mengingat musim 2026 masih menyisakan 19 seri balapan.

Marquez Terkendala Penalti

Sementara itu, Marc Márquez harus puas finis di posisi kelima setelah menjalani long lap penalty akibat insiden pada Sprint Race bersama Fabio Di Giannantonio.

“Hari ini kami membayar kesalahan kemarin. Dengan long lap di awal, posisi jadi sulit karena terjebak di tengah rombongan,” kata Marquez.

Baca juga: Jorge Martin Jatuh saat Selebrasi Kecepatan Tinggi di MotoGP Amerika

Ia mengakui mengalami kesulitan pada lap-lap awal sebelum akhirnya menemukan ritme balap setelah kondisi ban mulai menurun.

Meski demikian, Marquez menilai Bezzecchi sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini.

“Masih banyak balapan tersisa, tetapi ada satu pebalap yang tampil luar biasa, yaitu Bezzecchi. Dia favorit untuk gelar. Kami harus bekerja lebih keras untuk mendekat,” ujar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau