Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mosasaurus Baru Ditemukan di Maroko, Panjangnya Lebih dari 9 Meter

Kompas.com, 9 Maret 2026, 12:54 WIB
Wisnubrata

Penulis

Sumber Sci News

KOMPAS.com - Para paleontolog berhasil mengidentifikasi spesies baru mosasaurus raksasa dari endapan fosfat Zaman Kapur Akhir di Maroko. Spesies tersebut dinamai Pluridens imelaki, seekor reptil laut purba yang diperkirakan memiliki panjang tubuh lebih dari 9 meter.

Penemuan ini menambah daftar panjang keanekaragaman mosasaurus yang pernah hidup di lautan purba menjelang berakhirnya era dinosaurus sekitar 66–67 juta tahun lalu.

Mosasaurus sendiri dikenal sebagai predator laut puncak pada masa itu. Mereka adalah reptil laut dari kelompok kadal (squamata) yang sangat teradaptasi untuk hidup di laut, dengan tubuh memanjang, rahang kuat, dan gigi tajam.

Baca juga: Thalassotitan Raja Mosasaurus Ditemukan, Memangsa Mosasaurus Lainnya

Hidup di Laut Purba Menjelang Kepunahan Dinosaurus

Spesies Pluridens imelaki hidup pada tahap Maastrichtian akhir dalam periode Kapur (Cretaceous). Ini adalah masa tepat sebelum peristiwa kepunahan massal yang mengakhiri era dinosaurus.

Hewan ini termasuk dalam subfamili Halisaurinae, kelompok mosasaurus yang selama ini dianggap berukuran lebih kecil dibanding kerabatnya.

Sebagai perbandingan genus Halisaurus memiliki panjang sekitar 4–5 meter, sementara spesies Pluridens serpentis mencapai sekitar 7,5 meter. Namun Pluridens imelaki jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

Ukurannya yang melebihi 9 meter membuatnya sebanding dengan beberapa mosasaurus predator terbesar yang pernah ditemukan di wilayah tersebut.

Baca juga: Mengenal Mosasaurus, Penguasa Lautan pada Zaman Dinosaurus Hidup

Pluridens imelaki, holotipe, tampilan dekat tulang rahang bawah. Skala ? 10 cm.Nicholas R. Longrich & Nour-Eddine Jalil Pluridens imelaki, holotipe, tampilan dekat tulang rahang bawah. Skala ? 10 cm.

Era Keemasan Predator Laut Mosasaurus

Menurut para peneliti, periode Kapur Akhir merupakan masa kejayaan bagi kelompok mosasaurus.

Peneliti dari University of Bath, Dr. Nicholas Longrich, menjelaskan bahwa mosasaurus berkembang pesat selama masa tersebut.

“Periode Kapur Akhir menyaksikan radiasi besar Mosasauridae, kelompok reptil laut besar yang menjadi predator dominan di laut selama 25 juta tahun terakhir periode tersebut.”

Fosil-fosil dari Maroko bahkan menunjukkan salah satu ekosistem reptil laut paling beragam yang pernah ditemukan.

Para peneliti menambahkan: “Kumpulan mosasaurus paling beragam yang diketahui, dan mungkin fauna reptil laut paling beragam di dunia, berasal dari lapisan fosfat Maastrichtian akhir di Maroko.”

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak spesies baru yang ditemukan dari wilayah ini.

“Banyak spesies baru telah dideskripsikan dalam beberapa tahun terakhir, dan kini lebih dari 16 spesies mosasaurus telah dilaporkan.”

Baca juga: Bagaimana Penguasa Lautan Mosasaurus Bisa Tumbuh Lebih Besar dari Bus?

Surga Fosil Reptil Laut di Maroko

Lapisan fosfat di Maroko memang dikenal sebagai salah satu lokasi paleontologi paling kaya di dunia.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau