Dia menilai bahwa short spine syndrome ini bersifat permanen dan akan diderita oleh hewan seumur hidupnya.
Menurutnya, penyebab terjadinya short spine syndrome, salah satunya dikarenakan perkawinan sedarah atau inbreeding.
“Pada saat janin pada fase organogenesis, tulang punggung tidak berkembang sempurna sehingga menjadi lebih pendek,” ucap Slamet.
Baca juga: Ini Sederet Bahaya Kucing Diberi Makan Nasi, Bisa Diabetes hingga Cacat
Dikarenakan tubuhnya lebih pendek dari normalnya, maka rongga dada dan perut kucing menjadi lebih sempit.
Adapun organ di rongga dada, seperti jantung dan paru-paru. Sementara itu, organ di rongga perut, termasuk lambung, usus, hati, limpa, dan ginjal.
“Kondisi itu dapat memengaruhi pertumbuhan dan fungsi organ-organ di rongga dada serta organ-organ rongga perut, sehingga kinerja tidak optimal,” terang Slamet.
Dia menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada penanganan medis yang dapat menyembuhkan sindrom tersebut.
Oleh karena itu, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh pemilik agar kucing tidak menderita short spine syndrome.
Pencegahan tersebut antara lain:
Baca juga: Apakah Kucing Bisa Masuk Angin Saat Kena Hujan? Ini Kata Dokter Hewan UGM
Dikutip dari Catster, Kondisi short spine syndrome dapat memicu atau menyebabkan masalah kesehatan lainnya pada kucing.
Akibat memengaruhi tulang belakang, kucing akan mengalami inkontinensia urin dan feses. Kucing juga akan tampak kotor.
Karena kucing tidak dapat mengontrol kandung kemih dan saluran pencernaannya, mereka biasanya mengalami infeksi saluran kemih berulang serta kondisi menyakitkan lainnya seperti sembelit kronis yang menyebabkan megakolon atau prolaps rektum.
Kotoran yang terus-menerus pada bulu dan kulit mereka juga dapat menyebabkan infeksi dan iritasi kulit secara teratur.
Kaki belakang kucing juga mungkin mengalami kelumpuhan sampai batas tertentu.
Baca juga: Bisakah Kucing Cegukan? Ini Kata Dosen Kedokteran Hewan UGM
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang