Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral Video Bocah Protes Jalan Rusak di Sintang Kalbar, Bupati: Sudah Diusulkan Perbaikan

Kompas.com, 30 Maret 2026, 17:42 WIB
Hendra Cipta,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

SINTANG, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, menyatakan ruas Jalan Poros Bedayan–Nanga Libau di Kecamatan Sepauk yang viral di media sosial tengah diusulkan untuk diperbaiki.

Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, membenarkan kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.

“Ruas sepanjang sekitar 4 kilometer yang menghubungkan Desa Bedayan hingga Nanga Libau itu rusak di sejumlah titik,” kata Bala, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Viral Video Bocah Protes Jalan Rusak di Sintang, Pemprov Kalbar: Itu Kewenangan Pemkab

Ia merinci, terdapat enam titik kerusakan di wilayah Desa Bedayan dan dua titik di Desa Nanga Libau.

Jika diakumulasi, kerusakan berat mencapai sekitar 2 kilometer yang tersebar dalam beberapa segmen sepanjang 200 hingga 400 meter.

“Memang benar, kondisi jalan tersebut saat ini rusak dan perlu penanganan. Kami juga sudah berkomunikasi dengan pihak balai, dan tanggapannya cukup positif,” ujarnya.

Tunggu Realisasi Anggaran

Pemkab Sintang telah mengusulkan perbaikan jalan tersebut agar masuk prioritas pembangunan, termasuk menyiapkan dokumen pendukung seperti pemetaan lokasi dan rencana penanganan.

“Kami diminta menyiapkan data pendukung, seperti pemetaan lokasi serta rencana penanganan yang komprehensif,” ucap Bala.

Baca juga: Warga Gadingan Indramayu Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak: Wisata Off Road Gratis

Namun, ia mengakui proses perbaikan tidak bisa dilakukan secara cepat karena keterbatasan kewenangan dan sumber pendanaan.

“Kami masih menunggu realisasi dari pihak terkait karena anggaran tidak sepenuhnya berada di daerah,” ungkapnya.

Sebagian ruas jalan disebut telah masuk dalam skema pembiayaan Dana Bagi Hasil (DBH), meski belum mencakup seluruh titik kerusakan.

“Ada beberapa bagian yang sudah masuk program, sementara sisanya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ujarnya.

Viral Diprotes Anak-anak

Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah anak memprotes kondisi jalan rusak tersebut viral di media sosial.

Dalam video itu, anak-anak meminta tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Menanggapi hal itu, Pemprov Kalbar menyatakan penanganan jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
5 Fakta Kematian Peserta Lebarun Sentul, Diduga Kelelahan di Km 5 dan Minim SOP
5 Fakta Kematian Peserta Lebarun Sentul, Diduga Kelelahan di Km 5 dan Minim SOP
Regional
Pengakuan Khilaf Pelaku LK di Balik Perdamaian Kasus Pelecehan Mahasiswi Unissula oleh Alumni
Pengakuan Khilaf Pelaku LK di Balik Perdamaian Kasus Pelecehan Mahasiswi Unissula oleh Alumni
Regional
Ingatkan WFH Bukan Libur, Pemprov Kaltim Atur Ketat Disiplin ASN hingga Sanksi Potong TPP
Ingatkan WFH Bukan Libur, Pemprov Kaltim Atur Ketat Disiplin ASN hingga Sanksi Potong TPP
Regional
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Regional
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Regional
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Regional
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
Regional
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
Regional
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Regional
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Regional
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Regional
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Regional
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
Regional
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
Regional
Tak Pilih Mobil Listrik, Pemkot Malang Andalkan WFH dan Sepeda Demi Hemat BBM
Tak Pilih Mobil Listrik, Pemkot Malang Andalkan WFH dan Sepeda Demi Hemat BBM
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Viral Video Bocah Protes Jalan Rusak di Sintang Kalbar, Bupati: Sudah Diusulkan Perbaikan
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat