Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Musim Kemarau Jawa Tengah Dimulai April 2026, Ini Daftar Wilayahnya

Kompas.com, 1 April 2026, 06:31 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya

Penulis

KOMPAS.com - Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memperkirakan awal musim kemarau di Jawa Tengah secara umum berlangsung pada Mei 2026.

Namun, sejumlah wilayah diprediksi masuk musim kemarau lebih awal pada April 2026.

Prediksi tersebut disusun dari hasil pengolahan data serta dinamika atmosfer regional dan global yang memengaruhi pola iklim di Jawa Tengah.

Baca juga: BMKG Ingatkan Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Kaltim Diprediksi Masuki Puncak Kering pada Agustus

Wilayah yang Masuk Kemarau April 2026

Dilansir dari laman resmi Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, awal musim kemarau paling awal pada April 2026 dengan luasan sekitar 20,4 persen meliputi Kabupaten Rembang dan Kepulauan Karimunjawa.

Selain itu, sebagian besar wilayah Kabupaten Pati, Kudus, dan Demak juga mulai memasuki musim kemarau pada periode yang sama.

Kemudian, sebagian wilayah Kabupaten Purworejo, Kendal, Jepara, Blora, serta Kota Semarang turut terdampak.

Sementara itu, sebagian kecil wilayah Kabupaten Batang, Kebumen, dan Wonogiri juga mulai mengalami awal musim kemarau pada April 2026.

Baca juga: BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Jateng Dimulai April, Puncak Agustus

Sebaran Kemarau Meluas pada Mei 2026

Pada Mei 2026, musim kemarau diperkirakan meluas dengan cakupan sekitar 66,7 persen wilayah Jawa Tengah.

Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Cilacap, Magelang, Semarang, Boyolali, Grobogan, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, dan Klaten.

Selain itu, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kota Magelang, Kota Salatiga, serta Kota Surakarta juga diprediksi mulai memasuki musim kemarau.

Sebagian besar wilayah Kabupaten Brebes, Tegal, Pemalang, Temanggung, Blora, dan Wonogiri juga termasuk dalam periode ini.

Baca juga: Kemarau di Sumsel Diprediksi Mulai Mei, Durasi Bisa Capai 5 Bulan

Kemarau Berlanjut Juni 2026

Pada Juni 2026, awal musim kemarau diperkirakan terjadi di sekitar 12,9 persen wilayah Jawa Tengah.

Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Purbalingga serta sebagian besar Kabupaten Banyumas dan Banjarnegara.

Selain itu, sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Wonosobo juga mulai memasuki musim kemarau.

Wilayah lain yang masuk musim kemarau pada Juni 2026 meliputi sebagian kecil wilayah Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, dan Kebumen.

Baca juga: BMKG Juanda Prediksi Awal Musim Kemarau di Jatim Terjadi April-Juni 2026

Halaman:


Terkini Lainnya
Dendam 10 Tahun dan Mimpi Orangtua: Pembunuhan Subuh Hari Gegerkan Palembayan Agam
Dendam 10 Tahun dan Mimpi Orangtua: Pembunuhan Subuh Hari Gegerkan Palembayan Agam
Regional
5 Fakta Kematian Peserta Lebarun Sentul, Diduga Kelelahan di Km 5 dan Minim SOP
5 Fakta Kematian Peserta Lebarun Sentul, Diduga Kelelahan di Km 5 dan Minim SOP
Regional
Pengakuan Khilaf Pelaku LK di Balik Perdamaian Kasus Pelecehan Mahasiswi Unissula oleh Alumni
Pengakuan Khilaf Pelaku LK di Balik Perdamaian Kasus Pelecehan Mahasiswi Unissula oleh Alumni
Regional
Ingatkan WFH Bukan Libur, Pemprov Kaltim Atur Ketat Disiplin ASN hingga Sanksi Potong TPP
Ingatkan WFH Bukan Libur, Pemprov Kaltim Atur Ketat Disiplin ASN hingga Sanksi Potong TPP
Regional
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Regional
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Regional
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Regional
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
Regional
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
Regional
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Regional
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Regional
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Regional
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Regional
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
Regional
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Musim Kemarau Jawa Tengah Dimulai April 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat