Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Alasan Anjing Suka Mengendus Saat Berjalan-jalan

Kompas.com, 17 Februari 2022, 12:40 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Sebagian besar pemilik anjing menyadari pentingnya menjaga anjing mereka diperkaya secara mental dan fisik.

Tidak hanya lebih baik untuk kesejahteraan umum anjing, tetapi juga dapat membantu mengurangi kemungkinan perilaku bermasalah yang timbul sebagai akibat dari kebosanan atau frustrasi.

Baca juga: 12 Ras Anjing Ini Paling Setia pada Pemiliknya, Akita hingga Doberman

Ada banyak mainan puzzle yang tersedia untuk membiarkan anjing Anda mencoba, tetapi, seringkali, pemilik dapat mengabaikan salah satu perilaku alami, yakni mengendus.

Dengan memberi anjing Anda lebih banyak kesempatan untuk menggunakan indra penciumannya yang kuat, mereka pasti akan lebih menikmati jalan-jalannya.

Mereka juga akan lebih terstimulasi, mendapatkan lebih banyak kebebasan, dan pada akhirnya menjadi lebih rileks. Melansir dari The Spurce pada Kamis (17/02/2022) berikut ini alasan anjing suka mengendus.

Baca juga: Kenapa Anjing Suka Mengejar Motor atau Mobil? Ini Penjelasannya

Membuat mereka merasa lebih baik

Beberapa anjing dapat menjadi terlalu terstimulasi ketika mereka melakukan aktivitas yang melibatkan energi tinggi, tapi memanfaatkan perilaku mengendus alami anjing adalah pilihan yang tepat dan umumnya membuat rileks.

Sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Applied Animal Behavior Science Journal bahkan menunjukkan bahwa memberikan banyak kesempatan mengendus dapat membuat anjing Anda merasa lebih optimis.

Baca juga: 3 Alasan Anjing Peliharaan Suka Duduk di Kursi Pemiliknya

Mengendus bikin anjing mudah lelah

Pengayaan mental yang didapat anjing Anda saat berjalan lambat dengan banyak waktu untuk mengendus jauh lebih besar daripada yang mereka dapatkan saat berjalan cepat.

Ini berarti berjalan-jalan sambil mengendus dapat membuat mereka mudah lelah sehingga lebih rilek dan cenderung tidak menunjukkan perilaku destruktif atau nakal saat di rumah.

Baca juga: Apa yang Dimimpikan oleh Anjing Peliharaan Saat Tidur?

Sebagai alat komunikasi

Jangan lupa bahwa mengendus juga merupakan bagian penting dari cara anjing berkomunikasi.

Anda mungkin merasa frustrasi ketika anjing Anda ingin mengendus setiap tiang lampu yang ia lewati, tetapi mereka biasanya hanya memeriksa tanda-tanda bau anjing lain di sekitarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau