Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Simpan 10 Barang Ini di Bawah Wastafel Dapur, Bisa Kebakaran

Kompas.com, 19 Juli 2025, 21:05 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ruang di bawah wastafel dapur menyediakan tempat untuk penyimpanan barang-barang tertentu yang tidak ingin dipajang atau terlihat sehingga bagian atas wastafel tetap rapi serta teratur. 

Namun, tidak semua barang bisa ditempatkan dengan aman di tempat ini. Kondisinya yang gelap dan sering lembap dapat menjadi tempat berkembang biaknya jamur serta lumut, yang dapat merusak bahan tertentu.

Untuk menjaga barang-barang tetap aman, berikut sejumlah barang yang tidak boleh disimpan di bawah wastafel dapur dikutip dari Martha Stewart, Sabtu (19/7/2025). 

Baca juga: Stop Buang Ampas Kopi ke Wastafel, Ini Bahayanya! 

Peralatan dapur kecil

Peralatan dapur kecil, seperti panci, panci presto, dan blender, tidak boleh disimpan di bawah wastafel dapur. "Barang ini bisa rusak karena kebocoran yang berasal dari wastafel," kata Jennifer Rodriguez, Kepala Petugas Kebersihan di Pro Housekeepers.

Sebagai gantinya, simpanlah barang-barang ini di lemari dapur cadangan atau lemari atau pantry yang dekat dengan dapur. 

Produk kertas dan kain 

Selanjutnya, barang yang tidak boleh disimpan di bawah wastafel dapur adalah produk kertas dan kain, seperti tisu cadangan, kantong kertas, atau serbet.

Barang-barang ini berisiko rusak karena lembap dan terkena pipa yang bocor. Jika memiliki dapur, lemari linen, atau rak di garasi, kamu harus memilih menyimpan barang-barang kertas ekstra di sana.

Baca juga: 7 Material Terbaik untuk Wastafel Dapur

Pod pencuci piring

Menyimpan pod pencuci piring di bawah wastafel dapur adalah pilihan wajar karena biasanya dekat dengan mesin pencuci piring.

"Namun, menyimpan pod pencuci piring di bawah wastafel membuatnya rentan terhadap potensi kebocoran atau tumpahan air dari perlengkapan pipa," jelas Alicia Sokolowski, Presiden dan co-CEO AspenClean.

Paparan air dapat menyebabkan polong larut atau rusak sebelum waktunya sehingga membuatnya tidak efektif. 

Produk pembersih

Ada beberapa alasan perlengkapan pembersih menjadi barang yang tidak boleh disimpan di bawah wastafel dapur, di antaranya area penyimpanan di bawah wastafel mudah diakses anak-anak dan hewan peliharaan, dan produk pembersih dapat menimbulkan risiko kesehatan jika tertelan.

Sokolowski mengatakan selain itu, kebocoran dari pipa ledeng dapat merusak wadah produk pembersih, yang menyebabkan tumpahan atau kebocoran bahan kimia yang berpotensi berbahaya.

Banyak produk pembersih yang membutuhkan ventilasi baik serta aliran udara dapat terhambat di area di bawah wastafel. 

Baca juga: Jangan Buang 4 Cairan Ini ke Saluran Wastafel, Bikin Rusak

Bawang atau kentang

Bawang dan kentang harus disimpan di luar kulkas, seperti di tempat kering, gelap, dan sejuk. Area di bawah wastafel dapur terkadang menjadi pilihan untuk menyimpannya dapur.

Padahal, tempat ini terlalu lembap untuk menyimpan makanan ini. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau