Penulis
KOMPAS.com - Bau tak sedap di dalam kulkas adalah masalah umum yang dialami hampir semua rumah tangga.
Banyak orang mencoba mengatasinya dengan baking soda atau produk penyerap bau yang dijual di pasaran, namun ada alternatif alami yang lebih hemat dan ramah lingkungan, yakni ampas kopi.
Mungkin kedengarannya sederhana, tetapi cara ini sudah banyak digunakan, baik oleh pemilik rumah maupun oleh profesional kebersihan.
Ilustrasi kulkas. Selengkapnya, dilansir dari The Spruce, berikut adalah beberapa manfaat menaruh ampas kopi di kulkas:
Baca juga: 4 Area di Kebun yang Tidak Boleh Ditaburkan Ampas Kopi
Ampas kopi memiliki tekstur berpori yang membuatnya bekerja seperti spons alami. Pori-pori ini mampu menangkap molekul penyebab bau, sehingga udara di dalam kulkas menjadi lebih segar.
Berbeda dengan pengharum buatan yang hanya menutupi bau dengan aroma lain, ampas kopi benar-benar menyerap sumber masalahnya.
Selain itu, kandungan nitrogen dalam kopi membantu menetralkan bau tak sedap. Inilah alasan mengapa ampas kopi lebih efektif dibandingkan bahan penyerap biasa.
Selain berfungsi sebagai penyerap bau, ampas kopi juga memiliki aroma segar. Aroma ini tidak terlalu menyengat, tetapi cukup untuk membuat kulkas terasa lebih segar setiap kali dibuka.
Baca juga: 7 Tanaman Bunga yang Tumbuh Subur dengan Ampas Kopi
Menurut Armando Calderon, pemilik Joy’s Cleaning Services, ampas kopi bukan hanya menyerap bau, tetapi juga memberikan efek menyegarkan secara alami.
Hal ini membuat kulkas terasa lebih bersih tanpa perlu tambahan pewangi berbahan kimia.
Ilustrasi baking sodaSalah satu metode paling populer untuk mengatasi bau kulkas adalah menggunakan baking soda. Namun, ampas kopi memiliki kelebihan tersendiri.
Jika baking soda hanya menyerap bau tanpa aroma tambahan, ampas kopi tidak hanya menyerap tetapi juga meninggalkan kesan segar alami.
Selain itu, dibandingkan dengan produk penyerap bau komersial yang sering mengandung bahan kimia, ampas kopi lebih aman dan tidak menimbulkan risiko bagi makanan yang disimpan.
Baca juga: Stop Buang Ampas Kopi ke Wastafel, Ini Bahayanya!
Ilustrasi ampas kopi.