Penulis
KOMPAS.com - Hama menjadi masalah yang sering dihadapi di kebun sayur, dari tikus, siput, kelinci, hingga kucing. Semua hama ini bisa merusak sayuran yang sedang tumbuh.
Untungnya, para ahli kebun telah menemukan metode unik untuk mengusir hama dari kebun sayur, yakni garpu plastik.
Baca juga: Apakah Tanaman yang Mati di Kebun Rumah Harus Dicabut?
"Hama bertubuh lunak, seperti siput dan bekicot, dapat dihalangi oleh permukaan runcing dari garpu plastik saat dimasukkan ke tanah," ujar Lucie Bradley, pakar taman dan rumah kaca di Easy Garden Irrigation, dikutip dari Ideal Home, Kamis (20/11/2025).
Ya, garpu plastik yang biasa digunakan untuk makan dan dibawa saat piknik dapat menjaga kebun sayur tetap subur. Garpu plastik digunakan untuk membuat penghalang fisik di sekitar tanaman yang ingin dilindungi.
Dengan penghalang ini, akan membuat hama merasa tidak nyaman untuk melewatinya sehingga akan menghindari area tersebut.
Lucie mengatakan agar bekerja efektif menghalangi hama yang lebih kecil ini, garpu plastik harus ditempatkan berdekatan, menciptakan penghalang fisik yang akan menyulitkan hama untuk bermanuver.
"Garpu perlu ditempatkan sekitar lima sentimeter terpisah dan digunakan untuk mengelilingi tanaman yang sangat rentan, seperti bibit, yang dapat hancur jika ditemukan siput atau bekicot," ucapnya.
Baca juga: Jangan Gunakan Cangkang Telur di 5 Area Kebun Ini, Bahaya!
Selain itu, untuk mencegah kucing, kelinci, dan tupai dari area kebun, dapat membuat penghalang dari garpu plastik yang ditempatkan berdekatan sekitar tujuh sentimeter.
Hal ini akan mencegah mamalia kecil ini mengakses tanaman dengan mudah, mencegahnya menggali tanah, serta menjangkau tanaman yang mungkin ingin dirusak.
Beberapa hewan mungkin juga merasa takut melihat garpu plastik karena pantulan yang dihasilkan oleh garpu yang mengkilap dapat membuat burung enggan.
Garpu plastik juga dapat berfungsi sebagai penghalang visual, terutama pada hari-hari cerah ketika cahaya terpantul dari garpu.
"Garpu plastik dapat memantulkan cahaya yang biasanya dipantulkan oleh daun tanaman sehingga membuatnya kurang menarik bagi hama," kata Richard Barker, pakar hortikultura dan Direktur Komersial LBS Horticulture.
Baca juga: 4 Area di Kebun yang Tidak Boleh Ditaburkan Ampas Kopi
Ilustrasi garpu kayu."Kita semua tahu bahwa beberapa tukang kebun terbaik adalah mereka yang menggunakan kembali dan mendaur ulang," imbuh Lucie.
Meski metode ini memang menggunakan kembali barang-barang yang mungkin dibuang di tempat sampah, risiko penggunaan plastik di kebun sayur atau kebun dapat menyebabkan mikroplastik terserap ke dalam tanah seiring waktu.