Penulis
KOMPAS.com - Seiring waktu dan kurangnya perawatan, lemari kayu bisa menjadi kering, retak, dan tampak kusam.
Kabar baiknya, retakan pada lemari kayu tidak selalu membuat kamu harus mengganti lemari dengan yang baru.
Ilustrasi lemari kayu.Ada beberapa cara sederhana untuk memperbaiki tampilannya tanpa perlu proses pengeleman rumit atau renovasi besar.
Dilansir dari The Spruce, berikut ini 5 solusi praktis yang bisa dicoba untuk memperbaiki lemari kayu yang retak.
Baca juga: 5 Keunggulan Lemari Kayu yang Jarang Diketahui
Untuk retakan kecil pada pintu lemari, dempul kayu dapat menjadi solusi efektif tanpa menghilangkan kesan alami kayu.
Prosesnya memang membutuhkan ketelitian, tapi dapat mencegah kerusakan semakin parah.
Langkah awal, lepaskan pintu lemari dan bersihkan permukaannya dengan air hangat dan sabun menggunakan kain lembut.
Setelah dibilas bersih, air hangat akan membantu membuka sedikit celah retakan sehingga lebih mudah diisi.
Selanjutnya, gunakan cairan pengelupas pernis di sekitar area retak agar dempul dapat menempel sempurna.
Baca juga: Ide Mendekorasi Dapur Modern dengan Lemari Kayu
Setelah diamplas, isi retakan dengan dempul kayu berbahan epoksi, rapatkan bila perlu, lalu biarkan mengering.
Setelah kering, haluskan permukaan dan lapisi kembali dengan cat kayu atau pernis yang senada.
Pilihan wallpaper tempel yang kini semakin beragam dapat menjadi cara cepat menyamarkan retakan sekaligus memberi tampilan baru pada lemari. Wallpaper mudah diaplikasikan dan cocok untuk permukaan pintu lemari.
Pastikan pintu lemari sudah bersih dan kering sebelum pemasangan. Potong wallpaper sedikit lebih besar dari ukuran pintu, tempelkan dari bagian atas, ratakan untuk menghilangkan gelembung udara, kemudian rapikan sisanya dengan cutter.
Baca juga: 5 Warna Lemari Dapur yang Dapat Meningkatkan Tampilan Ruangan
Mengecat ulang lemari kayu retak juga bisa menjadi solusi praktis. Bersihkan permukaan kayu terlebih dahulu, lalu amplas untuk menghilangkan lapisan lama dan bagian kayu yang kasar.