Penulis
KOMPAS.com - Penempatan sofa di dalam rumah ternyata bukan sekadar urusan estetika. Cara menata sofa Anda dapat memengaruhi alur ruangan, kenyamanan, hingga suasana hati penghuni rumah secara keseluruhan.
Sofa yang ditempatkan dengan tepat mampu menciptakan ruang yang terasa lebih lega, hangat, dan mengundang. Sebaliknya, penataan yang kurang tepat justru bisa membuat ruangan terasa sempit dan menegangkan.
Mengutip Reimagine Home, dalam desain interior, alur atau flow ruangan menjadi hal penting. Penempatan sofa yang menyisakan ruang gerak sekitar 75–90 sentimeter (30–36 inci) akan menciptakan jalur sirkulasi yang nyaman, termasuk dalam hal penataan sofa di ruang tamu maupun ruangan lainnya.
Selain itu, posisi sofa yang tidak menempel sepenuhnya ke dinding dan dipadukan dengan karpet dapat menghadirkan kesan ruang yang lebih terbuka. Penataan ini juga membantu menciptakan interaksi yang lebih alami antar penghuni rumah.
Baca juga: Ternyata Sofa Nempel Tembok Tidak Disarankan, Ini Alasannya
Dengan kata lain, tata letak sofa bukan hanya soal posisi, tetapi juga tentang bagaimana orang bergerak dan berinteraksi di dalam ruangan.
Sementara dikutip dari Hearthside Furniture, selama ini, banyak orang menganggap furnitur hanya sebagai elemen fungsional, sofa untuk duduk, tempat tidur untuk tidur, dan meja untuk makan.
Namun, kenyataannya furnitur memiliki peran yang jauh lebih besar. Furnitur dapat memengaruhi perasaan saat memasuki ruangan, tingkat kenyamanan saat beristirahat, hingga kualitas interaksi sosial di dalam rumah.
Tanpa disadari, furnitur juga membentuk kebiasaan dan rutinitas sehari-hari. Penataan yang tepat bisa membuat aktivitas terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Ruang tamu sering menjadi area pertama yang digunakan untuk melepas penat setelah beraktivitas. Di sinilah peran sofa menjadi sangat penting.
Baca juga: Ini Trik Penempatan Sofa di Ruang Tamu Agar Tampak Lebih Luas
Ketika sofa mampu menopang tubuh dengan baik, tubuh akan lebih mudah rileks. Desain sofa yang luas, seperti model sectional, memungkinkan penghuni untuk bersantai dengan lebih leluasa, bukan sekadar duduk.
Kenyamanan ini berdampak langsung pada suasana emosional. Percakapan bisa berlangsung lebih lama, momen kebersamaan terasa lebih hangat, dan stres pun lebih cepat mereda.
Selain jenis sofa, tata letak furnitur juga berpengaruh besar terhadap suasana hati. Ruangan yang dipenuhi furnitur besar tanpa pengaturan yang tepat bisa terasa sempit dan melelahkan.
Sebaliknya, tata letak yang seimbang akan menciptakan rasa tenang. Jalur pergerakan yang jelas membuat aktivitas di dalam ruangan terasa lebih mudah dan efisien.
Penempatan meja kopi, meja samping, dan furnitur pendukung lainnya yang tepat juga membantu mengurangi kesan berantakan. Hasilnya, ruangan terasa lebih rapi, nyaman, dan menyenangkan untuk ditinggali.
Baca juga: Ternyata Posisi Sofa Bisa Mengubah Suasana Rumah, Ini Penjelasannya
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang