Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta Menarik: Penempatan Sofa Bisa Mempengaruhi Mood Penghuni Rumah

Kompas.com, 25 Maret 2026, 06:14 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Penempatan sofa di dalam rumah ternyata bukan sekadar urusan estetika. Cara menata sofa Anda dapat memengaruhi alur ruangan, kenyamanan, hingga suasana hati penghuni rumah secara keseluruhan.

Sofa yang ditempatkan dengan tepat mampu menciptakan ruang yang terasa lebih lega, hangat, dan mengundang. Sebaliknya, penataan yang kurang tepat justru bisa membuat ruangan terasa sempit dan menegangkan.

Mengutip Reimagine Home, dalam desain interior, alur atau flow ruangan menjadi hal penting. Penempatan sofa yang menyisakan ruang gerak sekitar 75–90 sentimeter (30–36 inci) akan menciptakan jalur sirkulasi yang nyaman, termasuk dalam hal penataan sofa di ruang tamu maupun ruangan lainnya.

Selain itu, posisi sofa yang tidak menempel sepenuhnya ke dinding dan dipadukan dengan karpet dapat menghadirkan kesan ruang yang lebih terbuka. Penataan ini juga membantu menciptakan interaksi yang lebih alami antar penghuni rumah.

Baca juga: Ternyata Sofa Nempel Tembok Tidak Disarankan, Ini Alasannya

Dengan kata lain, tata letak sofa bukan hanya soal posisi, tetapi juga tentang bagaimana orang bergerak dan berinteraksi di dalam ruangan.

Furnitur Lebih dari Sekadar Fungsi

Sementara dikutip dari Hearthside Furniture, selama ini, banyak orang menganggap furnitur hanya sebagai elemen fungsional, sofa untuk duduk, tempat tidur untuk tidur, dan meja untuk makan.

Namun, kenyataannya furnitur memiliki peran yang jauh lebih besar. Furnitur dapat memengaruhi perasaan saat memasuki ruangan, tingkat kenyamanan saat beristirahat, hingga kualitas interaksi sosial di dalam rumah.

Tanpa disadari, furnitur juga membentuk kebiasaan dan rutinitas sehari-hari. Penataan yang tepat bisa membuat aktivitas terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Ruang tamu sering menjadi area pertama yang digunakan untuk melepas penat setelah beraktivitas. Di sinilah peran sofa menjadi sangat penting.

Baca juga: Ini Trik Penempatan Sofa di Ruang Tamu Agar Tampak Lebih Luas

Ketika sofa mampu menopang tubuh dengan baik, tubuh akan lebih mudah rileks. Desain sofa yang luas, seperti model sectional, memungkinkan penghuni untuk bersantai dengan lebih leluasa, bukan sekadar duduk.

Kenyamanan ini berdampak langsung pada suasana emosional. Percakapan bisa berlangsung lebih lama, momen kebersamaan terasa lebih hangat, dan stres pun lebih cepat mereda.

Cara Menata Sofa dan Efeknya pada Ketenangan

Selain jenis sofa, tata letak furnitur juga berpengaruh besar terhadap suasana hati. Ruangan yang dipenuhi furnitur besar tanpa pengaturan yang tepat bisa terasa sempit dan melelahkan.

Sebaliknya, tata letak yang seimbang akan menciptakan rasa tenang. Jalur pergerakan yang jelas membuat aktivitas di dalam ruangan terasa lebih mudah dan efisien.

Penempatan meja kopi, meja samping, dan furnitur pendukung lainnya yang tepat juga membantu mengurangi kesan berantakan. Hasilnya, ruangan terasa lebih rapi, nyaman, dan menyenangkan untuk ditinggali.

Baca juga: Ternyata Posisi Sofa Bisa Mengubah Suasana Rumah, Ini Penjelasannya

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau