KOMPAS.com - Bek Sassuolo, Jay Idzes, menjadi pusat perhatian dalam laga sengit melawan Juventus pada pekan ke-30 Liga Italia (Serie A) 2025-2026.
Drama terjadi di penghujung laga ketika pemain yang juga kapten Timnas Indonesia itu dianggap melakukan pelanggaran di area terlarang yang nyaris mengubah hasil akhir pertandingan.
Insiden yang melibatkan Jay Idzes tersebut terjadi saat laga menyisakan empat menit waktu normal.
Melalui tinjauan Video Assistant Referee (VAR), Wasit Matteo Marchetti memutuskan untuk memberikan hadiah penalti kepada Si Nyonya Tua setelah bola mengenai tangan Jay Idzes di dalam kotak penalti.
Pertandingan yang digelar di Juventus Stadium pada Sabtu (21/3/2026) tersebut berlangsung ketat sejak menit awal.
Baca juga: Jay Idzes Kagumi Pendekatan John Herdman di Timnas Indonesia
Tuan rumah unggul lebih dulu lewat aksi Kenan Yildiz pada menit ke-14.
Skor 1-0 bertahan hingga turun minum sebelum akhirnya Andrea Pinamonti menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-52 usai menaklukkan penjaga gawang Arijanet Muric.
Puncak ketegangan muncul pada menit ke-86 saat Jay Idzes terdeteksi melakukan handball.
Meski sempat memicu protes, wasit tetap pada keputusannya memberikan tendangan 12 pas.
Namun, Sassuolo dinaungi keberuntungan lantaran Manuel Locatelli yang maju sebagai algojo gagal mencetak gol.
Tendangan Locatelli yang terlalu lemah berhasil dibaca dengan sempurna oleh Muric, sehingga skor imbang tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca juga: Jay Idzes Antusias Hadapi FIFA Series, Ide John Herdman di Timnas Bikin Optimistis
Insiden ini kemudian menarik perhatian anggota National Referees Committee, Mauro Tonolini.
Dalam analisanya, Tonolini menilai bahwa keputusan perangkat pertandingan untuk menghukum tindakan Idzes sudah sangat tepat secara regulasi.
Jay Idzes (kiri) mencoba membendung tembakan Davide Bartesaghi (kanan) dalam laga Liga Italia 2025-2026 AC Milan vs Sassuolo di Stadion San Siro, 14 Desember 2025. (Photo by Piero CRUCIATTI / AFP)"Dalam kasus ini, tantangan terbesar bukanlah menilai apakah lengan Idzes harus dihukum, tetapi memastikan bola memang disentuh," kata Tonolini seperti dikutip dari Tutto Sassuolo.
"Kontak memang terjadi. Setelah diverifikasi, wasit dipanggil. Ada sentuhan, penalti yang jelas, dan keputusan akhir sudah benar. Idzes berusaha menjaga Vlahovic dengan lengan kanannya, tetapi lengan kirinya berada dalam posisi yang tidak wajar, dan situasi tersebut mengharuskan adanya penalti," pungkasnya.
Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim di klasemen Serie A tidak mengalami perubahan signifikan.
Baca juga: Penilaian Media Italia: Emil Audero Dikritik, Jay Idzes Dipuji pada Pekan ke-30 Serie A
Penyelamatan gemilang Arijanet Muric memastikan 'dosa' yang dilakukan Idzes terhapuskan dan I Neroverdi berhasil mencuri satu poin dari markas lawan.
Saat ini, Sassuolo bertengger di peringkat ke-10 dengan koleksi 39 poin dari 30 pertandingan.
Sementara itu, Juventus masih tertahan di posisi kelima dengan mengantongi 54 angka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang