Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mobil Pertama Honda, Mini Pikap T360

Kompas.com, 8 Maret 2026, 13:21 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Honda Motor Co. dikenal luas sebagai salah satu raksasa otomotif asal Jepang. Produk yang ditawarkan juga beragam, mulai dari sepeda motor hingga mobil.

Namun, perjalanan Honda di industri otomotif tidak langsung dimulai dari mobil.

Perusahaan yang didirikan pada 1948 itu awalnya memproduksi mesin tambahan untuk sepeda. Dari sana, Honda kemudian berkembang pesat menjadi salah satu produsen sepeda motor terbesar di dunia.

Baca juga: Lebih Irit Mana Mudik Pakai Pertalite atau Pertamax?

Baru pada 1963, Honda resmi memperkenalkan kendaraan roda empat pertamanya, yaitu Honda T360.

 

Honda T360Foto: Turbosquid Honda T360

Kehadiran T360 menjadi tonggak penting bagi Honda untuk melebarkan sayap ke industri mobil, setelah sebelumnya sukses besar di segmen sepeda motor.

"Dengan latar belakang ekonomi yang kuat, minat dan harapan terhadap perkembangan motorisasi di Jepang semakin meningkat," tulis Honda Global dikutip Minggu (8/3/2026).

"Di tengah kondisi tersebut, Honda Motor Co. mulai menyiapkan langkah untuk memasuki pasar mobil. Pada 1963, Honda meluncurkan Honda T360, truk ringan kategori kei pertama mereka. Peluncuran ini menandai awal perjalanan Honda sebagai produsen mobil," tulisnya.

Baca juga: Perawatan Berkala Bisa Cegah Rem Blong, Ini Penjelasan Ahli

"Di saat yang sama, Honda juga mulai menantang diri untuk membawa bisnis sepeda motornya ke pasar global, dengan tujuan mencari pasar yang lebih luas," katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TVPclassics (@tvpclassics)

Mini Truk 

Dilansir dari Honda Arta, T360 merupakan mobil pikap mungil dengan mesin 356 cc empat silinder yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 30 tk pada 8.500 rpm.

Mobil ini juga tercatat sebagai model mobil Honda pertama yang diproduksi secara massal.

Kepopuleran T360 membuat Honda meraih kesuksesan di pasar domestik Jepang. Dalam periode produksi 1963 hingga 1967, pikap ini terjual sebanyak 108.290 unit.

Salah satu keunikan T360 terletak pada penempatan mesinnya. Mesin mobil ini diletakkan di bawah bangku atau jok, sehingga ruang di bagian belakang bisa dimanfaatkan lebih maksimal untuk mengangkut barang.

Baca juga: Cara Pantau Banjir Jakarta Secara Real Time Lewat Ponsel

Pada bagian depan mobil juga terdapat huruf “H” berukuran besar sebagai identitas Honda. Logo ini berbeda dengan lambang sayap mengepak yang biasa digunakan pada sepeda motor Honda.

Honda T360Foto: Flickr Honda T360
 

Mesin Kecil

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau