Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Quartararo Patah Arang: Motor Yamaha V4 Belum Sesuai Ekspektasi

Kompas.com, 31 Maret 2026, 06:50 WIB
Gilang Satria,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

Sumber Crash

JAKARTA, KOMPAS.com - Fabio Quartararo patah arang terhadap performa Yamaha di MotoGP. Ia menyebut Yamaha belum mengetahui cara memperbaiki berbagai masalah yang ada.

Musim 2026 menjadi awal yang sulit bagi Yamaha dalam tiga seri pertama. Performa motor V4 belum optimal. Padahal motor ini sebelumnya digadang sebagai “jalan keluar” dari performa yang stagnan.

Baca juga: Mobil Pakai BBM Basi? Ini Dampak dan Risikonya

Pada MotoGP Amerika Serikat, posisi terbaik Yamaha di grid hanya ke-16 melalui Quartararo. Ia tertinggal hampir enam persepuluh detik dari catatan waktu terbaiknya di sesi Q1. 

“Kami mengalami masa yang sangat buruk. Sejujurnya, saya rasa tidak ada yang bisa diambil dari balapan seperti ini,” kata Quartararo dilansir dari Crash, Selasa (31/3/2026).

Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit BuriramGIGI SOLDANO Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram

Pebalap asal Perancis itu mengatakan motor berubah sangat banyak. Dia juga sudah melakukan berbagai hal namun tidak membuahkan hasil

“Saya mencoba melakukan hal sedikit berbeda, bereksperimen saat balapan, karena pada akhirnya kami sudah sangat tertinggal, jadi saya mencoba beberapa detail kecil, tetapi jelas itu tidak berhasil," katanya.

“Saya sudah memperkirakan ini akan menjadi musim yang sangat panjang,” ujar Quartararo.

Baca juga: Mobil Listrik Honda e:N2 Meluncur di Thailand, Harga Rp 740 Jutaan

Quartararo menilai timnya belum menemukan solusi atas masalah yang dihadapi.

“Tim tidak tahu bagaimana memperbaiki semua masalah yang kami miliki pada motor. Tetapi saya pikir secara mental kami harus tetap tenang," katanya.

Yamaha berencana mengamankan Fabio Quartararo untuk MotoGP 2027Dok. YIMM Yamaha berencana mengamankan Fabio Quartararo untuk MotoGP 2027

“Kami sudah menjalani satu balapan, itu satu yang sudah lewat, dan kami akan memiliki jeda satu bulan, jadi itu akan baik untuk benar-benar beristirahat,” katanya.

Baca juga: Perjalanan Lebaran 2026 Tembus 147,55 Juta Orang, Naik 2,53 Persen

Komentar tersebut muncul hanya beberapa pekan setelah Yamaha memilih tidak menghadirkan pebalapnya ke hadapan media usai GP Thailand, dan justru mengirim bos tim Paolo Pavesio sebagai perwakilan.

Quartararo juga dikaitkan dengan potensi kepindahan ke Honda untuk musim 2027, meski belum ada konfirmasi resmi.

Saat ini, kontrak para pebalap untuk musim 2027 masih belum menemui kejelasan, seiring negosiasi antara pabrikan MotoGP dan pihak penyelenggara terkait perjanjian komersial baru untuk musim depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau