Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini PK AC Tertinggi yang Dijual di Pasaran

Kompas.com, 27 Maret 2026, 16:15 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com – Banyak orang masih bertanya-tanya, berapa sebenarnya ukuran PK AC tertinggi yang tersedia di pasaran? Jawabannya bergantung pada jenis AC yang digunakan, mulai dari rumah tangga hingga komersial.

Secara umum di Indonesia, kapasitas AC seringkali diukur dalam satuan PK (Paardekracht) yang menunjukkan kemampuan pendinginan.

Sementara di beberapa negara, kapasitas pendinginan AC diukur menggunakan BTU (British Thermal Unit). BTU per jam (BTU/h) menunjukkan kemampuan AC dalam menyerap panas ruangan.

Semakin besar nilai PK, semakin besar pula kemampuan AC untuk mendinginkan ruangan.

PK AC Tertinggi

Untuk penggunaan rumah tangga, AC tipe split adalah yang paling umum digunakan. Kapasitasnya biasanya dimulai dari yang paling kecil hingga ukuran menengah.

Baca juga: Apa Arti PK pada AC?

Berikut rincian ukuran PK AC split rumah tangga dirangkum dari berbagai laman produsen AC di Indonesia:

  • ½ PK
  • ¾ PK
  • 1 PK
  • 1,5 PK
  • 2 PK
  • 2,5 PK
  • Hingga maksimal sekitar 3 PK (PK AC tertinggi hanya untuk tipe tertentu)

Ukuran 3 PK tergolong jarang ditemukan di pasaran, namun beberapa merek AC menyediakan model tersebut untuk kebutuhan pendinginan yang lebih besar di rumah atau ruang semi-komersial.

PK AC Paling Besar untuk Kantor dan Industri

Untuk kebutuhan ruangan besar seperti kantor, aula, atau ruang komersial, kapasitas AC jauh lebih tinggi dibandingkan AC rumah tangga.

Beberapa jenis AC komersial antara lain:

  • AC cassette
  • AC floor standing
  • AC duct (central split duct)

Baca juga: Ini PK AC Paling Kecil dan Harga Pasarannya

Kapasitasnya dimulai dari:

  • 3 PK
  • 4 PK
  • 5 PK
  • Hingga 10 PK atau lebih

AC jenis ini dirancang untuk menjangkau area luas dengan beban panas yang lebih tinggi, seperti banyak orang, perangkat elektronik, atau paparan sinar matahari langsung.

Agar pendinginan optimal, pemilihan PK AC harus disesuaikan dengan luas ruangan. Berikut panduan umum:

  • 3 x 3 meter: ½ PK (±5.000 BTU)
  • 3 x 4 meter: ¾ PK (±7.000 BTU)
  • 4 x 4 meter: 1 PK (±9.000 BTU)
  • 4 x 6 meter: 1,5 PK (±12.000 BTU)
  • 5 x 7 meter: 2 PK (±18.000 BTU)
  • 6 x 8 meter: 2,5 PK (±24.000 BTU)

Semakin luas ruangan, semakin besar pula kebutuhan PK agar suhu dingin bisa tercapai secara maksimal dan merata.

Baca juga: Apa Bedanya AC Inverter dan AC Split Biasa?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau