KOMPAS.com - Pernah merasa baterai ponsel pintar Anda cepat habis? Mungkin penyebabnya bukan karena baterai bermasalah, melainkan sejumlah ada hal tersembunyi alias proses background yang terus berjalan.
Proses background merupakan aktivitas aplikasi atau sistem yang tetap berjalan meski ponsel sedang tidak digunakan. Aktivitas ini mencakup pembaruan aplikasi, sinkronisasi data, hingga pemindaian sistem.
Nah berbagai aktivitas tersebut, secara tidak langsung dapat memicu sejumlah masalah pada ponsel, termasuk menghabiskan memori, membuat perangkat terasa berat, hingga baterai terkuras lebih cepat dari yang seharusnya.
Baca juga: Trik Pakai Google Maps Tanpa Internet biar Hemat Baterai
Lalu, apa saja jenis proses background yang paling sering membuat baterai HP cepat habis? Berikut rinciannya.
Auto update di ponsel bisa mengakibatkan daya baterai terkuras lebih cepat. Banyak aplikasi yang mengaktifkan pembaruan (update) otomatis secara default tanpa sepengetahuan pengguna. Saat proses ini berjalan, sistem akan memeriksa dan mengunduh file baru di latar belakang.
Tanpa disadari, aktivitas tersebut bisa memakan memori dan sumber daya sistem. Bayangkan jika beberapa aplikasi melakukan pembaruan secara bersamaan, maka perangkat bisa terasa lebih lemot dan kurang responsif.
Data sync yang terus berjalan di latar belakang mampu membuat baterai ponsel habis lebih cepat dan perangkat jadi terasa lemot. Aplikasi yang menyinkronkan foto, file, email, atau kontak memang membantu menjaga data tetap update. Namun, proses sinkronisasi yang terus berjalan di latar belakang tanpa notifikasi khusus ini juga memberi efek buruk.
Ketika file yang disinkronkan berukuran besar, penggunaan memori dan kerja prosesor jadi meningkat. Dampaknya, perangkat ponsel jadi terasa berat meskipun hanya membuka aplikasi atau scrolling biasa.
Aplikasi cloud yang berjalan di latar belakang secara diam-diam bisa menguras daya baterai perangkat lebih cepat.Layanan colud umumnya langsung aktif begitu perangkat dinyalakan. Aplikasi ini memantau folder, menyalin file, dan membantu menjaga data agar tetap sinkron dengan server.
Baca juga: Tanpa Disadari, Ini 7 Hal yang Bikin Baterai Laptop Cepat Boros
Meski tidak terlihat secara langsung, aktivitas tersebut ternyata bisa menyedot memori dan siklus CPU. Mengatur ulang aplikasi cloud agar tidak otomatis berjalan di background menjadi salah satu cara untuk meningkatkan performa perangkat.
Helper tools yang berjalan terus menerus dapat menguras kecepatan dan daya baterai perangkat. Beberapa perangkat memiliki aplikasi pendamping untuk printer, media, atau game. Aplikasi ini biasanya berjalan terus menerus untuk memeriksa pembaruan atau menjaga layanan tetap aktif.