Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara ke Pasar Baru Naik KRL dari Arah Rangkasbitung-Serpong

Kompas.com, 26 Maret 2026, 17:00 WIB
Krisda Tiofani,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Baru di pusat Jakarta merupakan spot wisata belanja legendaris yang hampir tak pernah sepi pengunjung.

Deretan toko tekstil, sepatu, hingga kuliner klasik yang telah bertahan puluhan tahun, mengisi hampir setiap sudut kawasan Pasar Baru, menciptakan suasana wisata belanja legendaris yang tetap hidup hingga kini.

Kabar baiknya, akses transportasi umum ke Pasar Baru cukup beragam dan mudah dijangkau, sehingga memudahkan wisatawan datang dari berbagai wilayah tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.

Baca juga: Pasar Baru Akan Jadi “The Next Blok M?” Ini Bocorannya

Kawasan Pasar Baru di Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).Kompas.com/Krisda Tiofani Kawasan Pasar Baru di Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).
Khususnya akses KRL Jabodetabek dan TransJakarta yang terhubung langsung dengan Pasar Baru di Jakarta Pusat.

Kompas.com mencoba layanan transportasi umum KRL Jabodetabek menuju Pasar Baru, berangkat dari arah Stasiun Serpong pada Kamis (12/2/2026).

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Pasar Baru dan berangkat dari arah Serpong, Parungpanjang, hingga Rangkasbitung, bisa mengikuti panduan naik KRL menuju Pasar Baru berikut ini.

Baca juga: Hotel Terdampak Efisiensi Anggaran, Menteri Pariwisata Dorong Adanya Pasar Baru

Cara ke Pasar Baru naik KRL dari Serpong

Stasiun Rawa Buntu di Tangerang Selatan, Kamis (12/2/2026).Kompas.com/Krisda Tiofani Stasiun Rawa Buntu di Tangerang Selatan, Kamis (12/2/2026).
Stasiun KRL terdekat dari Pasar Baru adalah Stasiun Juanda. Dari titik ini, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Kamu bisa berangkat dari stasiun apa saja di jalur Rangkasbitung-Tanah Abang, lalu turun di Stasiun Tanah Abang.

Kompas.com berangkat dari Stasiun Rawa Buntu dan melewati enam stasiun untuk tiba di Tanah Abang.

Dari jalur 3 Stasiun Tanah Abang, silakan bergeser ke jalur 2 dan tunggu kedatangan kereta menuju Stasiun Manggarai.

Baca juga: 5 Kuliner Legendaris di Pasar Baru, Buka Sejak Tahun 1950-an

Stasiun Juanda dekat Pasar Baru di Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).Kompas.com/Krisda Tiofani Stasiun Juanda dekat Pasar Baru di Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).
Lanjutkan perjalanan dan turun di Stasiun Manggarai. Selanjutnya, silakan naik ke jalur 10-11 tujuan Jakarta Kota dan turun di Stasiun Juanda.

Begitu tiba di Stasiun Juanda, silakan ambil pintu keluar terdekat dan lanjutkan berjalan kaki sekitar 800 meter ke arah kiri.

Durasi berjalan kaki berkisar 10-15 menit. Namun, bagi kamu yang tidak kuat jalan jauh, bisa menggunakan ojek daring untuk memudahkan perjalanan dalam lima menit.

Baca juga: Cakue Ko Atek, Kuliner Legendaris di Pasar Baru Sejak 1971

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau