KOMPAS.com - Kebiasaan tamu membawa pulang barang setelah menginap di kamar hotel ternyata masih sering terjadi.
Sejumlah survei dari industri perhotelan mengungkap ada beberapa barang yang paling sering “hilang” setelah tamu check-out.
Dilansir dari Forbes, survei terhadap lebih dari 1.000 staf hotel menunjukkan bahwa handuk menjadi barang yang paling sering dibawa pulang oleh tamu.
Hampir 9 dari 10 responden mengaku sering kehilangan handuk dari kamar hotel.
Selain handuk, jubah mandi (bathrobe) juga termasuk yang paling sering diambil.
Baca juga: Hotel di Thailand Diskon Besar, Dampak Krisis Perjalanan
Banyak tamu mengira barang tersebut gratis, padahal sebenarnya merupakan fasilitas hotel yang tidak boleh dibawa pulang.
Barang lain yang cukup sering “hilang” adalah gantungan baju.
Meski terlihat sederhana, gantungan baju dinilai praktis dan mudah dimasukkan ke dalam koper, sehingga cukup sering diambil oleh tamu.
Tak hanya itu, perlengkapan kamar seperti selimut dan bantal juga kerap ikut dibawa.
Baca juga: Okupansi Hotel di Yogya Selama Libur Lebaran Cenderung Turun
Sepertiga staf hotel melaporkan kehilangan bantal dari kamar tamu.
Peralatan elektronik kecil seperti hair dryer hingga remote televisi juga masuk dalam daftar barang yang sering hilang, meskipun jumlahnya tidak sebanyak handuk atau jubah mandi.
Sementara itu, menurut The Standard perlengkapan mandi seperti sabun dan sampo memang sering dibawa pulang, tetapi sebagian besar hotel memang menyediakannya sebagai barang sekali pakai yang boleh diambil tamu.
Fenomena ini bukan hanya terjadi pada barang kecil saja.
Baca juga: Jadwal, Promo, dan Cara Dapat Cashback hingga Rp 1,69 Juta di ASTINDO Travel Fair 2026
Dalam beberapa kasus ekstrem, tamu hotel bahkan dilaporkan membawa barang besar seperti kasur, karya seni, hingga peralatan sauna dari hotel mewah.
Meski terlihat sepele, kebiasaan ini menimbulkan kerugian besar bagi industri perhotelan.
Penggantian barang-barang yang hilang, terutama linen seperti handuk dan jubah mandi, disebut menjadi salah satu biaya terbesar yang harus ditanggung oleh pihak hotel setiap tahunnya.
Baca juga: Libur Idul Fitri dan Nyepi, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Tembus 85 Persen
Sebagai catatan, tidak semua barang di kamar hotel boleh dibawa pulang.
Umumnya, hanya barang sekali pakai seperti sabun, sampo, sandal, atau alat tulis yang memang disediakan untuk tamu.
Sementara barang lain seperti handuk, bantal, hingga peralatan elektronik tetap menjadi milik hotel dan dapat dikenakan biaya jika dibawa pulang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang