Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Oi! Hong Kong, Ruang Seni Gratis di Bekas Yacht Club Bersejarah

Kompas.com, 31 Maret 2026, 08:37 WIB
Hotria Mariana,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

HONG KONG, KOMPAS.com – North Point bukan kawasan yang biasanya masuk daftar tujuan wisata Hong Kong. Tidak ada mal mewah, tidak ada pemandangan ikonik.

Namun di balik gedung bata merah tua di Oil Street nomor 12, ada ruang seni yang sayang untuk dilewatkan. Namanya Oil Street Art Space, disingkat Oi!.

Nama tersebut bukan sekadar akronim. Dalam dialek Kanton, "Oi!" terdengar mirip dengan kata "Oil" sekaligus berfungsi sebagai seruan ajakan, seolah memanggil siapa saja yang melintas untuk masuk dan melihat lebih dekat.

Menariknya, gedung ini dulunya berdiri tepat di tepi laut saat pertama kali dibangun pada 1908 sebagai klub yacht.

Kini, setelah reklamasi mengubah garis pantai Hong Kong selama puluhan tahun, bangunan bata merah beratap genteng itu sudah terkurung jauh di dalam daratan. Statusnya kini adalah bangunan bersejarah Kelas II Hong Kong, dan sejak 2013 dikelola Art Promotion Office sebagai ruang seni terbuka untuk umum.

Oi! telah menerima sejumlah penghargaan bergengsi di bidang desain dan arsitektur, di antaranya IDA International Design Awards 2021 kategori Honorable Mention, HKIUD Greater Bay Area Urban Design Awards 2022 kategori Urban Intervention Grand Award, Hong Kong Institute of Architects Annual Awards 2022/23 kategori Finalist for the President's Award.

Kemudian, DFA Design for Asia Awards 2023, Gold Award of Universal Design Award Scheme 2024/25 dari Equal Opportunities Commission, serta HKIA Special Award 2025 untuk Urban Design dan Master Planning.

Dalam mengelola program seninya, Oi! membagi kegiatannya ke dalam empat arah kurasi. Pertama adalah Oi! Spotlight, program tahunan unggulan yang mengundang seniman lokal dan internasional untuk berpameran.

Lalu ada Oi! Daily yang menghadirkan program seni harian, Oi! So Green yang berfokus pada tema keberlanjutan dan lingkungan, serta Oi! OnSite yang menampilkan karya seni di ruang-ruang publik sekitar North Point.

Artinya, apa pun waktu kunjungan ke Hong Kong, selalu ada sesuatu yang bisa dinikmati di sini.

Pada 2026, Oi! Spotlight menghadirkan dua pameran sekaligus. Menariknya, kedua seniman yang diundang sama-sama menggunakan "air" sebagai titik tolak karya mereka, meski pendekatan dan hasilnya sangat berbeda satu sama lain.

Lima patung besar berjudul ?Spirit Consonance ? Stone's Wandering III? ini tampak bergerak pelan, mengembang dan mengempis seperti sedang bernapas.KOMPAS.com/HOTRIA MARIANA Lima patung besar berjudul ?Spirit Consonance ? Stone's Wandering III? ini tampak bergerak pelan, mengembang dan mengempis seperti sedang bernapas.

Patung emas yang bernapas

Hal pertama yang langsung terlihat begitu masuk ke halaman Oi! adalah lima patung besar berbalut material mengilap berwarna emas. Tingginya bervariasi, bentuknya tidak beraturan, dan kalau diperhatikan lebih lama, setiap patung tampak bergerak pelan, mengembang dan mengempis seperti sedang bernapas.

Karya ini berjudul “Spirit Consonance — Stone's Wandering III”, bagian dari pameran tunggal pertama Zheng Jing di Hong Kong bertajuk “Space, Ecology, Poetics: Zheng Jing's Way of Art”.

Zheng adalah seniman multidisiplin asal China Daratan yang saat ini menjabat sebagai Profesor sekaligus Pembimbing Doktoral di China Academy of Art. Pameran di Oi! ini merangkum 25 tahun perjalanan berkarya dan eksperimentasi medianya.

Inspirasi patung-patung itu datang dari batu-batu Taihu yang terkenal dari taman-taman klasik di wilayah Jiangnan, ditambah satu batu yang Zheng pilih sendiri saat mengunjungi Kowloon Walled City Park di Hong Kong.

Halaman:


Terkini Lainnya
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Rekor Baru Kereta Cepat, Penumpang Whoosh Tembus 311.000 Saat Lebaran
Rekor Baru Kereta Cepat, Penumpang Whoosh Tembus 311.000 Saat Lebaran
Travel News
Tempat Menginap Hidden Gem di Kebumen, Pas untuk Liburan Keluarga
Tempat Menginap Hidden Gem di Kebumen, Pas untuk Liburan Keluarga
Travelpedia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau